KOMPAS.com - Langkah Barcelona dalam mendekati penyerang asal Argentina, Julian Alvarez, berujung pada sanksi finansial dari Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), Selasa (27/10/2026).
Sanksi bagi Barcelona tersebut dijatuhkan RFEF menyusul pengaduan dari Atletico Madrid terkait kontak ilegal yang dilakukan kubu Catalan kepada sang striker tanpa pemberitahuan tertulis terlebih dahulu.
Padahal, Barcelona mengetahui bahwa Julian Alvarez masih terikat kontrak jangka panjang di Stadion Metropolitano hingga Juni 2030.
Denda Simbolis RFEF dan Penolakan FIFA
Berdasarkan keputusan Pasal 133 peraturan federasi di Spanyol, Barcelona dijatuhi denda sebesar 602 euro (sekitar Rp12,1 juta).
Atletico Madrid sebenarnya juga melayangkan keluhan ke badan pengatur sepak bola
.....selengkapnya