Kurator Berita YPWIK 5 September 2026 01:28 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 677 Pendidikan 440 Tekno 654 Olahraga 1375 Ekonomi 3894 Kesehatan 483 Nasional 4903 Berita Daerah 596 Gaya Hidup 56 Luar Negeri 762 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
2 September 1945 dan Jalan Panjang Diplomasi Pengakuan Kemerdekaan
BN
2 September 1945 dan Jalan Panjang Diplomasi Pengakuan Kemerdekaan

2 September 1945 dan Jalan Panjang Diplomasi Pengakuan Kemerdekaan

2 September 2026 12:10 Kompas - Nasional Nasional

HANYA sekitar dua pekan setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, Kabinet Presidensial pertama Republik Indonesia dibentuk pada 2 September 1945. Momentum tersebut menandai langkah awal Republik untuk mengubah kemerdekaan menjadi sebuah negara yang memiliki pemerintahan, institusi, dan perangkat untuk mempertahankan eksistensinya di tengah perubahan po...

HANYA sekitar dua pekan setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, Kabinet Presidensial pertama Republik Indonesia dibentuk pada 2 September 1945.

Momentum tersebut menandai langkah awal Republik untuk mengubah kemerdekaan menjadi sebuah negara yang memiliki pemerintahan, institusi, dan perangkat untuk mempertahankan eksistensinya di tengah perubahan politik dunia.

Menariknya, suasana setelah pembentukan Kabinet Presidensil kembali dapat kita saksikan melalui sebuah video produksi televisi Perancis yang beredar di media sosial. 

Diiringi lagu Indonesia Raya tiga stanza, video tersebut memperlihatkan Soekarno, Mohammad Hatta dan sejumlah tokoh pejuang kemerdekaan berjalan di halaman serta berbincang di teras rumah di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Jakarta, tempat

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Mengenal Yayan, Warga Depok yang Pilih Gabung Tentara Rusia
BN
Mengenal Yayan, Warga Depok yang Pilih Gabung Tentara Rusia

Mengenal Yayan, Warga Depok yang Pilih Gabung Tentara Rusia

2 September 2026 12:09 Republika - Nasional Nasional

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina (Foreign Intelligence Service of Ukraine/FISU) merilis daftar delapan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung sebagai tentara Rusia. Mereka direkrut dengan iming-...

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina (Foreign Intelligence Service of Ukraine/FISU) merilis daftar delapan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung sebagai tentara Rusia. Mereka direkrut dengan iming-iming gaji tinggi menjadi militer Rusia untuk berperang di garda terdepan melawan Ukraina.

Informasi yang didapatkan Republika pada Rabu (2/8/2026), satu WNI yang menjadi tentara Rusia merupakan warga Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat. Dia adalah Wahyu Oktavian Iskandar yang populer dipanggil Yayan. Dalam laporan FISU, Yayan mendapatkan visa Rusia yang berlaku pada 14 April 2026-11 Agustus 2026.

Seorang teman berinisial SA menyampaikan, Yayan merupakan warga sipil biasa

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Mahasiswi PPDS Diisukan Meninggal Akibat Bullying, Undip dan RSUP Kariadi Membantah
BN
Mahasiswi PPDS Diisukan Meninggal Akibat Bullying, Undip dan RSUP Kariadi Membantah

Mahasiswi PPDS Diisukan Meninggal Akibat Bullying, Undip dan RSUP Kariadi Membantah

2 September 2026 12:08 Republika - Nasional Nasional

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG — Universitas Diponegoro (Undip) dan RSUP dr Kariadi Semarang membantah kabar soal dugaan perundungan yang mengakibatkan mahasiswi PPDS Ilmu Kesehatan Jiwa Fakultas Kedokteran (FK) Undip bernama Yuda Nabe...

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG — Universitas Diponegoro (Undip) dan RSUP dr Kariadi Semarang membantah kabar soal dugaan perundungan yang mengakibatkan mahasiswi PPDS Ilmu Kesehatan Jiwa Fakultas Kedokteran (FK) Undip bernama Yuda Nabella Prameswari meninggal dunia. Kabar tersebut beredar dan menjadi pembahasan di media sosial.

Humas RSUP dr Kariadi Semarang, Aditya Kandu Warendra, mengonfirmasi soal kabar meninggalnya Yuda Nabella Prameswari. Namun dia membantah bahwa Yuda meninggal akibat perundungan. “Informasi awal yang kami terima, PPDS yang bersangkutan sedang sakit,” ungkapnya kepada Republika, Selasa (1/9/2026).

Dia mengatakan, Yuda sempat dirawat di ruang ICU RSUP dr Kariadi dan meninggal pada Jumat (28/8/2026). “Almarhumah masih semester I,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Jaksa Agung: Jangan Pernah Minta dan Terima Sesuatu Atas Nama Institusi!
BN
Jaksa Agung: Jangan Pernah Minta dan Terima Sesuatu Atas Nama Institusi!

Jaksa Agung: Jangan Pernah Minta dan Terima Sesuatu Atas Nama Institusi!

2 September 2026 12:08 Kompas - Nasional Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Jaksa Agung Santiar Burhanuddin meminta para jaksa agar tidak meminta atau menerima suatu pemberian melawan hukum atas nama institusi. “Dan ingat, jangan pernah meminta atau menerima sesuatu dengan mengatasnamakan institusi,” kata Burhanuddin saat upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kejaksaan RI di Badan Diklat Kejaksaan RI, Ragunan, P...

JAKARTA, KOMPAS.com - Jaksa Agung Santiar Burhanuddin meminta para jaksa agar tidak meminta atau menerima suatu pemberian melawan hukum atas nama institusi.

“Dan ingat, jangan pernah meminta atau menerima sesuatu dengan mengatasnamakan institusi,” kata Burhanuddin saat upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kejaksaan RI di Badan Diklat Kejaksaan RI, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2026).

Sebab, menurut Burhanuddin, sekecil apapun penerimaan atas nama institusi dapat menggadaikan martabat kejaksaan.

Dengan integritas yang baik, aparat penegak hukum dapat bangkit dari keterpurukan akibat ulah oknum yang berperilaku menyimpang.

“Keterpurukan ini harus bangkit! Yang membangkitkan adalah kita semua. Jaksa Agung bersama kalian semua.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Pemerintah Masih Verifikasi 8 WNI Diduga Direkrut Tentara Rusia
BN
Pemerintah Masih Verifikasi 8 WNI Diduga Direkrut Tentara Rusia

Pemerintah Masih Verifikasi 8 WNI Diduga Direkrut Tentara Rusia

2 September 2026 12:08 CNN Indonesia - Nasional Nasional

Pemerintah masih memverifikasi informasi mengenai delapan warga negara Indonesia (WNI) yang diduga direkrut untuk bergabung dengan angkatan bersenjata Federasi Rusia, termasuk kemungkinan mereka menjadi korban perekrutan atau seca...

Pemerintah masih memverifikasi informasi mengenai delapan warga negara Indonesia (WNI) yang diduga direkrut untuk bergabung dengan angkatan bersenjata Federasi Rusia, termasuk kemungkinan mereka menjadi korban perekrutan atau secara sadar masuk dinas militer asing.

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengatakan verifikasi dilakukan terhadap identitas, status kewarganegaraan, proses perekrutan, hingga bentuk keterlibatan masing-masing WNI.

"Informasi yang disampaikan pihak Ukraina tentu kami cermati. Tetapi kita tidak boleh langsung mengambil kesimpulan sebelum seluruh faktanya diverifikasi," kata Yusril di Jakarta, Rabu (2/9).

Menurut dia, pemerintah perlu memastikan identitas para WNI, proses perekrutan, hal yang ditawarkan kepada mereka, serta kebenaran

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Wagub Emil Tegaskan Tak Ada Santri di Sidoarjo Meninggal Karena Keracunan MBG
BN
Wagub Emil Tegaskan Tak Ada Santri di Sidoarjo Meninggal Karena Keracunan MBG

Wagub Emil Tegaskan Tak Ada Santri di Sidoarjo Meninggal Karena Keracunan MBG

2 September 2026 12:05 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang juga Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Jawa Timur menegaskan tidak ada korban keracunan MBG di Sidoarjo yang meninggal. Para korban kini dirawat d...

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang juga Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Jawa Timur menegaskan tidak ada korban keracunan MBG di Sidoarjo yang meninggal. Para korban kini dirawat di RSUD Notopuro Sidoarjo.

Emil mengunjungi korban dugaan keracunan MBG yang dirawat di RSUD Notopuro Sidoarjo pada Selasa (1/9/2026) malam hingga dini hari. Ia berkoordinasi dengan Pemkab Sidoarjo, pengurus ponpes, pihak rumah sakit, dan menilik langsung kondisi korban.

"Pertama, kami ingin mengapresiasi Rumah Sakit Notopuro, Ibu Kadinkes yang sudah bersama BPBD Sidoarjo dan Pemkab Sidoarjo tentunya Pak Bupati yang sudah melakukan penanganan secara sigap. Sehingga jumlah

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
HUT Kejaksaan, Jaksa Agung Minta Jajarannya Bangkit dari Keterpurukan di Tengah Gelombang Kritik
BN
HUT Kejaksaan, Jaksa Agung Minta Jajarannya Bangkit dari Keterpurukan di Tengah Gelombang Kritik

HUT Kejaksaan, Jaksa Agung Minta Jajarannya Bangkit dari Keterpurukan di Tengah Gelombang Kritik

2 September 2026 12:05 Tribunnews - Terkurasi Nasional

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jaksa Agung ST Burhanuddin meminta jajarannya untuk bangkit dari keterpurukan di tengah gelombang kritik yang sedang menerpa institusinya dalam beberapa waktu terakhir. Hal itu diungkapkan Burhanuddin saa...

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jaksa Agung ST Burhanuddin meminta jajarannya untuk bangkit dari keterpurukan di tengah gelombang kritik yang sedang menerpa institusinya dalam beberapa waktu terakhir.

Hal itu diungkapkan Burhanuddin saat menyampaikan amanat dalam kegiatan upacara peringatan Hari Lahir ke - 81 Kejaksaan RI di Lapangan Badan Pendidikan dan Latihan Kejaksaan, Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2026).

Dalam amanatnya itu, Burhanuddin meminta agar anak buahnya tidak larut dalam keterpurukan dan memerintahkan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat.

Dia meyakini bahwa institusinya itu mampu mengembalikan keadaan seperti semula serta kondisi yang ada saat ini.

"Kita tidak boleh larut dalam keterpurukan. Tiap keterpurukan harus menjadi titik balik

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Jaksa Agung Terbitkan 7 Perintah Harian di Harlah ke-81 Kejaksaan, Ini Isinya
BN
Jaksa Agung Terbitkan 7 Perintah Harian di Harlah ke-81 Kejaksaan, Ini Isinya

Jaksa Agung Terbitkan 7 Perintah Harian di Harlah ke-81 Kejaksaan, Ini Isinya

2 September 2026 12:04 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Jaksa Agung ST Burhanuddin menerbitkan 'Tujuh Perintah Harian Jaksa Agung' bagi jajaran Korps Adhyaksa. Instruksi ini disampaikan dalam upacara peringatan Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia. Upacara digelar secara di La...

Jaksa Agung ST Burhanuddin menerbitkan 'Tujuh Perintah Harian Jaksa Agung' bagi jajaran Korps Adhyaksa. Instruksi ini disampaikan dalam upacara peringatan Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia.

Upacara digelar secara di Lapangan Upacara Badan Diklat Kejaksaan RI, Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2026). Dalam amanatnya, Burhanuddin menegaskan bahwa perintah harian ini bukan sekadar urusan administrasi.

"Saya akan menyampaikan Tujuh Perintah Harian Jaksa Agung yang bukanlah sekadar instruksi administratif, melainkan panduan moral dan profesional yang hendaknya kita hayati dan kita amalkan dalam setiap langkah pengabdian," kata Burhanuddin dalam amanatnya.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Hari Lahir Kejaksaan, Jaksa Agung sampaikan tujuh perintah
BN
Hari Lahir Kejaksaan, Jaksa Agung sampaikan tujuh perintah

Hari Lahir Kejaksaan, Jaksa Agung sampaikan tujuh perintah

2 September 2026 12:03 Antara - Terkini Nasional

Jakarta (ANTARA) - Jaksa Agung ST Burhanuddin menyampaikan tujuh perintah harian sebagai pedoman bagi seluruh insan Adhyaksa dalam peringatan Hari Lahir ke-81 Kejaksaan RI di Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI,...

Jakarta (ANTARA) - Jaksa Agung ST Burhanuddin menyampaikan tujuh perintah harian sebagai pedoman bagi seluruh insan Adhyaksa dalam peringatan Hari Lahir ke-81 Kejaksaan RI di Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI, Jakarta Selatan, Rabu.

Pertama, Jaksa Agung memerintahkan jajaran Kejaksaan untuk menerapkan nilai-nilai ketuhanan dalam setiap pelaksanaan tugas dan pengambilan keputusan.

Kedua, jajaran Kejaksaan diperintahkan mengembalikan kehormatan dan marwah Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang memberikan manfaat serta keadilan kepada masyarakat.

Ketiga, jajaran Kejaksaan diperintahkan mendukung Asta Cita serta menyukseskan program prioritas maupun direktif Presiden sesuai dengan tugas dan fungsi Kejaksaan demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Apjatel Gelar Fun Walk, Perkuat Kolaborasi Ekosistem Digital Indonesia
BN
Apjatel Gelar Fun Walk, Perkuat Kolaborasi Ekosistem Digital Indonesia

Apjatel Gelar Fun Walk, Perkuat Kolaborasi Ekosistem Digital Indonesia

2 September 2026 12:01 Tribunnews - Terkurasi Nasional

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) kembali menggelar Fun Walk dalam rangka memperingati Hari Bhakti Postel ke-81 Tahun 2026. Kegiatan olahraga bersama ini menjadi bagian dari rangkai...

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) kembali menggelar Fun Walk dalam rangka memperingati Hari Bhakti Postel ke-81 Tahun 2026.

Kegiatan olahraga bersama ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Pos dan Telekomunikasi (Harbak Postel) ke-81 yang mengusung tema “Konektivitas Digital untuk Indonesia Berdaulat”.

Kegiatan tahun ini merupakan penyelenggaraan ketiga kalinya digelar oleh Apjatel sebagai bentuk komitmen dan kontribusi industri telekomunikasi dalam memperkuat kebersamaan antarinsan sektor pos, telekomunikasi, dan digital.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 30 Agustus 2026 ini diikuti oleh sekitar 250 peserta yang terdiri dari perwakilan pemerintah, asosiasi industri, perusahaan telekomunikasi, serta para pemangku kepentingan ekosistem

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Nelayan di Bantaeng Tewas Ditikam 15 Kali Diduga Perkara Utang Rp 6 Juta
BN
Nelayan di Bantaeng Tewas Ditikam 15 Kali Diduga Perkara Utang Rp 6 Juta

Nelayan di Bantaeng Tewas Ditikam 15 Kali Diduga Perkara Utang Rp 6 Juta

2 September 2026 12:00 Detik Sulsel Nasional

Seorang nelayan berinisial RA (53) tewas bersimbah darah dengan 15 luka tusukan di rumahnya di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel). Polisi menduga korban dibunuh oleh pria berinisial SY, yang disebut memiliki persoalan u...

Seorang nelayan berinisial RA (53) tewas bersimbah darah dengan 15 luka tusukan di rumahnya di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel). Polisi menduga korban dibunuh oleh pria berinisial SY, yang disebut memiliki persoalan utang dengan korban sebesar Rp 6 juta.

"Korban seorang nelayan berinisial RA dan terduga pelaku SY," ujar Kanit Resmob Polda Sulsel, Aipda Sabil, pada Rabu (2/9/2026).

Pembunuhan itu terjadi di BTN Nelayan, Dusun Birea, Desa Pa'jukukang, Kecamatan Pa'jukukang, Bantaeng, Rabu (2/9) sekitar pukul 00.30 Wita. Polisi kini masih memburu SY yang diduga sebagai pelaku.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Bakti Kejaksaan untuk Sultra, Kejari Konsel Komitmen Wujudkan Penegakan Hukum Berintegritas
BN
Bakti Kejaksaan untuk Sultra, Kejari Konsel Komitmen Wujudkan Penegakan Hukum Berintegritas

Bakti Kejaksaan untuk Sultra, Kejari Konsel Komitmen Wujudkan Penegakan Hukum Berintegritas

2 September 2026 12:00 Kendari Pos Nasional

—Catat Hasil Positif Semester 1 2026: Korupsi Ditindak, Masyarakat Diberdayakan Kendaripos.co.id -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Konawe Selatan (Konsel) terus menunjukkan komitmen nyata dalam mewujudkan penegakan hukum yang berintegr...

—Catat Hasil Positif Semester 1 2026: Korupsi Ditindak, Masyarakat Diberdayakan

Kendaripos.co.id -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Konawe Selatan (Konsel) terus menunjukkan komitmen nyata dalam mewujudkan penegakan hukum yang berintegritas menuju Indonesia yang adil dan makmur.

Di bawah kepemimpinan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Konsel, Todo Batara Silalahi, S.H., Kejari Konsel menorehkan serangkaian capaian pada Semester I Tahun 2026. Mulai dari pemberantasan korupsi, pemulihan aset, penguatan akuntabilitas birokrasi, hingga program aksi sosial kemasyarakatan.

Kejari Konsel membuktikan komitmen transparansi dan tata kelola instansi yang akuntabel melalui Sub-Bagian Pembinaan dengan meraih berbagai indikator kinerja utama. Berdasarkan hasil evaluasi AKIP Tahun 2025, Kejari Konsel berhasil meraih

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 205 206 207 208 209 ... 409 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 2

YPWIK@2026