Harga Perak Turun 1,7 Persen Tertekan Data Kerja AS yang Kuat
Jakarta, Beritasatu.com - Harga perak turun pada perdagangan Jumat (4/9/2026) September 2026, setelah data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang lebih kuat dari perkiraan meningkatkan ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bu...
Jakarta, Beritasatu.com - Harga perak turun pada perdagangan Jumat (4/9/2026) September 2026, setelah data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang lebih kuat dari perkiraan meningkatkan ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve atau The Fed pada September.
Mengacu pada laporan Reuters, harga perak spot turun 1,7% menjadi US$ 65,83 per ons pada perdagangan Jumat. Perak juga berada di jalur mencatat penurunan mingguan.
Tekanan terhadap harga perak muncul setelah data terbaru menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja AS meningkat tajam pada Agustus. Nonfarm payrolls bertambah 162.000 pekerjaan, jauh di atas perkiraan ekonom yang disurvei Reuters sebesar 56.000 pekerjaan.
Tingkat pengangguran AS bertahan di