Pakar Turki: Jalur pipa Suriah tak mampu gantikan peran Hormuz
Antakya (ANTARA) - Seorang pakar Turki menilai pengiriman minyak mentah melalui jalur darat Suriah tidak dapat menggantikan peran strategis Selat Hormuz akibat tingginya biaya proyek, ketiadaan jaminan keamanan internasional, sert...
Antakya (ANTARA) - Seorang pakar Turki menilai pengiriman minyak mentah melalui jalur darat Suriah tidak dapat menggantikan peran strategis Selat Hormuz akibat tingginya biaya proyek, ketiadaan jaminan keamanan internasional, serta tidak adanya korporasi yang bersedia mendanai.
Mantan Kepala Pengadaan BOTA (perusahaan energi negara Turki), Ali Arif Akturk, menilai wacana pembangunan maupun pemulihan jalur pipa melintasi Suriah mengabaikan realitas teknis di lapangan.
"Pembicaraan bahwa pipa darat dapat menggantikan Selat Hormuz mengabaikan realitas teknis. Pembangunan kembali dan perawatan pipa Kirkuk-Baniyas diperkirakan menelan biaya hingga 15 miliar dolar AS (sekitar Rp245 triliun), lebih mahal daripada membangun jalur baru dari awal," ujar Akturk dalam