Tiba-Tiba Ada Kabar Genting di Jalur Pembelah Samudra Atlantik-Pasifik
Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Terusan Panama akan membatasi jumlah kapal yang melintas mulai awal September 2026 seiring proyeksi penurunan ketinggian air akibat fenomena cuaca El Nino. Kebijakan ini berpotensi kembali mengga...
Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Terusan Panama akan membatasi jumlah kapal yang melintas mulai awal September 2026 seiring proyeksi penurunan ketinggian air akibat fenomena cuaca El Nino. Kebijakan ini berpotensi kembali mengganggu rantai pasok global dan meningkatkan biaya pengiriman internasional melalui salah satu jalur perdagangan laut terpenting dunia.
Melansir Al Jazeera, Panama Canal Authority (ACP), lembaga yang mengelola Terusan Panama, pada Kamis mengumumkan penetapan batas harian jumlah kapal yang dapat melintas sebagai langkah mengantisipasi kondisi cuaca yang lebih kering. Mulai 4 September, jumlah kapal yang diizinkan melintasi jalur tersebut dibatasi menjadi 34 kapal per hari sebelum kembali dipangkas menjadi 32