Kurator Berita YPWIK 27 Agustus 2026 22:13 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 777 Pendidikan 425 Tekno 576 Olahraga 1394 Ekonomi 2962 Kesehatan 471 Nasional 4972 Berita Daerah 720 Gaya Hidup 72 Luar Negeri 698 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Rem bermasalah, Sukhoi TNI AU keluar landasan di Hasanuddin
BN
Rem bermasalah, Sukhoi TNI AU keluar landasan di Hasanuddin

Rem bermasalah, Sukhoi TNI AU keluar landasan di Hasanuddin

24 Agustus 2026 18:56 Antara - Terkini Kesehatan

Maros (ANTARA) - Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI I Nyoman Suadnyana memastikan seluruh awak pesawat tempur Sukhoi Su-30MK2 selamat setelah pesawat keluar dari landasan pacu Bandara Internasional...

Maros (ANTARA) - Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI I Nyoman Suadnyana memastikan seluruh awak pesawat tempur Sukhoi Su-30MK2 selamat setelah pesawat keluar dari landasan pacu Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

"Pesawat dan seluruh awak dalam kondisi aman. Selanjutnya, pesawat ditarik menuju hanggar perawatan untuk dilakukan pemeriksaan dan disiapkan untuk melaksanakan tes berikutnya," kata Suadnyana dalam keterangan yang diterima di Makassar, Senin.

Ia menjelaskan insiden tersebut terjadi dalam rangkaian uji terbang (test flight) pesawat tempur Sukhoi Su-30MK2 setelah menyelesaikan pemeliharaan tingkat berat (overhaul).

Dalam rangkaian uji terbang tersebut, pesawat menjalani tahapan pemeriksaan berupa simulasi

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Mendukbangga: TPK diberdayakan bantu korban gempa dan karhutla
BN
Mendukbangga: TPK diberdayakan bantu korban gempa dan karhutla

Mendukbangga: TPK diberdayakan bantu korban gempa dan karhutla

24 Agustus 2026 18:54 Antara - Terkini Kesehatan

Jakarta (ANTARA) - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji mengatakan Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang terdiri dari tenaga kesehatan, kader PKK, dan kader KB, akan diberdayakan untuk memb...

Jakarta (ANTARA) - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji mengatakan Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang terdiri dari tenaga kesehatan, kader PKK, dan kader KB, akan diberdayakan untuk membantu korban terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa wilayah Indonesia.

"Hari ini saya sudah rapat pimpinan, semua kepala kantor BKKBN yang saya ikutkan, termasuk NTT tadi saya suruh laporan, termasuk Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, yang terdampak terhadap asap. Tentu kita punya TPK, harapan kita di tempat masing-masing apa yang bisa dikerjakan, kita bantu," kata Mendukbangga Wihaji di Antara Heritage Center,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kemenkes hibahkan alat portable X-ray untuk skrining TB di Palembang
BN
Kemenkes hibahkan alat portable X-ray untuk skrining TB di Palembang

Kemenkes hibahkan alat portable X-ray untuk skrining TB di Palembang

24 Agustus 2026 18:38 Antara - Terkini Kesehatan

Palembang (ANTARA) - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menghibahkan alat portable X-ray atau rontgen jinjing kepada Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) untuk mempercepat penemuan kasus Tuberculosis (TB) di daerah i...

Palembang (ANTARA) - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menghibahkan alat portable X-ray atau rontgen jinjing kepada Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) untuk mempercepat penemuan kasus Tuberculosis (TB) di daerah itu.

Uji coba penggunaan X-ray portabel perdana dilakukan di Posyandu Anggrek, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang yang disaksikan oleh Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus bersama Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus di Palembang, Senin.

Sekretaris Daerah Kota Palembang Aprizal Hasyim mengatakan bahwa alat tersebut dipakai untuk skrining massal dan jemput bola ke wilayah yang sulit akses layanan kesehatan.

Alat tersebut dihibahkan pemerintah pusat untuk mempercepat penemuan kasus Tuberculosis

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
BNPB dirikan tenda di 122 puskesmas untuk tangani korban gempa NTT
BN
BNPB dirikan tenda di 122 puskesmas untuk tangani korban gempa NTT

BNPB dirikan tenda di 122 puskesmas untuk tangani korban gempa NTT

24 Agustus 2026 18:36 Antara - Terkini Kesehatan

Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan strategi medis darurat berskala besar dengan mendirikan tenda di 122 Pusat Kesehatan Masyarakat (puskesmas) untuk menangani ribuan korban luka akibat gemp...

Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan strategi medis darurat berskala besar dengan mendirikan tenda di 122 Pusat Kesehatan Masyarakat (puskesmas) untuk menangani ribuan korban luka akibat gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Semua Puskesmas yang ada di Flores, ini ada 122 puskesmas, ini pun kita dukung dengan tenda-tenda perawatan sementara di mana masyarakat atau pasien yang memerlukan penanganan kesehatan, ini bisa juga dirawat di tenda-tenda yang dibangun di depan puskesmas," kata Kepala BNPB Suharyanto dalam konferensi pers yang digelar secara daring di Jakarta, Senin.

Suharyanto mengungkapkan, berdasarkan pemetaan yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan, gempa tersebut berdampak

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Pastikan penanganan TBC, Wamenkes tinjau di RSUD Palembang Bari
BN
Pastikan penanganan TBC, Wamenkes tinjau di RSUD Palembang Bari

Pastikan penanganan TBC, Wamenkes tinjau di RSUD Palembang Bari

24 Agustus 2026 18:32 Antara - Terkini Kesehatan

Palembang (ANTARA) - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus meninjau fasilitas kesehatan di RSUD Palembang Bari, Kota Palembang, Sumatera Selatan, untuk memastikan rumah sakit tersebut mampu memenuhi kebutuh...

Palembang (ANTARA) - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus meninjau fasilitas kesehatan di RSUD Palembang Bari, Kota Palembang, Sumatera Selatan, untuk memastikan rumah sakit tersebut mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Kunjungan kerja kami ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan fasilitas kesehatan rujukan di daerah siap dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat," kata Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus di Palembang, Senin.

Dia mengatakan peninjauan menyasar pada sejumlah titik layanan utama di rumah sakit milik Pemkot Palembang tersebut mulai dari layanan rujukan, radiologi atau imaging, hingga layanan Tuberkulosis (TBC).

Rombongan juga mengecek ruang perawatan umum dan fasilitas penunjang lainnya untuk melihat langsung kesiapan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Dampak Gempa NTT, 100 Korban Meninggal, 180 Ribu Orang Mengungsi
BN
Dampak Gempa NTT, 100 Korban Meninggal, 180 Ribu Orang Mengungsi

Dampak Gempa NTT, 100 Korban Meninggal, 180 Ribu Orang Mengungsi

24 Agustus 2026 18:24 Tribunnews - Terkurasi Kesehatan

TRIBUNNEWS.COM - Gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) lalu, menimbulkan dampak besar bagi masyarakat, mulai dari adanya korban jiwa hingga bangunan infrastruktur rusak. Hingga kini, jumlah k...

TRIBUNNEWS.COM - Gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) lalu, menimbulkan dampak besar bagi masyarakat, mulai dari adanya korban jiwa hingga bangunan infrastruktur rusak.

Hingga kini, jumlah korban meninggal dunia mencapai 100 orang per Senin (24/8/2026).

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, menyampaikan korban meninggal yang bertambah adalah korban yang semula mengalami luka berat dirawat di fasilitas kesehatan.

"(terkait) Jumlah meninggal, perlu kami tegaskan bahwa yang meninggal 100 ini adalah korban gempa yang semula luka berat yang dirawat di fasilitas kesehatan ini tidak berhasil diselamatkan, sehingga yang semula di hari pertama, kedua ada

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Menkes Ungkap Asap Karhulta Mengandung PM2,5, Bisa Perburuk Kondisi Pengidap Penyakit Paru
BN
Menkes Ungkap Asap Karhulta Mengandung PM2,5, Bisa Perburuk Kondisi Pengidap Penyakit Paru

Menkes Ungkap Asap Karhulta Mengandung PM2,5, Bisa Perburuk Kondisi Pengidap Penyakit Paru

24 Agustus 2026 18:20 Tribunnews - Terkurasi Kesehatan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Sekitar 3 juta orang di Sumatera dan Kalimantan terpapar kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Masyarakat di wilayah terdampak diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko gangguan k...

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Sekitar 3 juta orang di Sumatera dan Kalimantan terpapar kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Masyarakat di wilayah terdampak diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko gangguan kesehatan, terutama gangguan saluran pernapasan.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah ketika kualitas udara memburuk.

Warga juga dianjurkan mengurangi aktivitas di luar ruangan dan memantau kondisi kualitas udara secara berkala.

Menurut Budi, asap karhutla mengandung partikel halus PM2,5 yang dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan dan mengganggu kesehatan.

“Yang pertama untuk karhutla, banyak partikel-partikel, istilahnya PM2.5. Itu banyak bertebaran di udara

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Nihayatul Wafiroh Minta Trauma Healing dan Layanan Kesehatan Diprioritaskan bagi Korban Gempa NTT
BN
Nihayatul Wafiroh Minta Trauma Healing dan Layanan Kesehatan Diprioritaskan bagi Korban Gempa NTT

Nihayatul Wafiroh Minta Trauma Healing dan Layanan Kesehatan Diprioritaskan bagi Korban Gempa NTT

24 Agustus 2026 18:13 Tribunnews - Terkurasi Kesehatan

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, menyoroti pentingnya percepatan penanganan trauma serta pemenuhan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa bumi berkekuatan 7,7 Skala Richter (SR) di Nus...

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, menyoroti pentingnya percepatan penanganan trauma serta pemenuhan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa bumi berkekuatan 7,7 Skala Richter (SR) di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut Nihayatul, pemulihan kondisi psikologis kelompok rentan, khususnya anak-anak, serta pencegahan penyebaran penyakit di lokasi pengungsian harus menjadi prioritas dalam penanganan pascabencana. Hal itu disampaikannya saat kunjungan Komisi IX DPR RI ke Ruteng, NTT, Jumat (21/8/2026).

“Persoalan terbesar pascabencana ini adalah trauma. Bahkan, terdapat laporan dari bupati mengenai adanya masyarakat, termasuk anak berusia 11 tahun, yang meninggal dunia akibat syok. Karena itu, intervensi trauma healing harus

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Puskesmas Ambruk, Relawan UMI Obati Korban Gempa NTT di Tenda Darurat
BN
Puskesmas Ambruk, Relawan UMI Obati Korban Gempa NTT di Tenda Darurat

Puskesmas Ambruk, Relawan UMI Obati Korban Gempa NTT di Tenda Darurat

24 Agustus 2026 18:08 Detik Sulsel Kesehatan

Tim relawan Universitas Muslim Indonesia (UMI) memberikan pelayanan medis terhadap korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) di Desa Wae Codi. Tim medis memberikan pelayanan kesehatan di tenda darurat karen puskesmas di desa setempat...

Tim relawan Universitas Muslim Indonesia (UMI) memberikan pelayanan medis terhadap korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) di Desa Wae Codi. Tim medis memberikan pelayanan kesehatan di tenda darurat karen puskesmas di desa setempat ambruk akibat gempa.

Puskesmas yang ambruk diketahui berada di Desa Wae Codi, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai. Tim relawan UMI menembus lokasi setelah menempuh perjalanan pegunungan yang rusak selama empat jam.

"Relawan UMI bersama tenaga kesehatan setempat melayani sekitar 100 warga dari 10 desa di tengah keterbatasan pascabencana," ujar Ketua Tim Relawan UMI dr. Berry Erida Hasbi dalam keterangannya, Senin (24/8/2026).

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Australia vaksinasi massal penguin untuk cegah fllu burung
BN
Australia vaksinasi massal penguin untuk cegah fllu burung

Australia vaksinasi massal penguin untuk cegah fllu burung

24 Agustus 2026 18:02 Antara - Terkini Kesehatan

Moskow (ANTARA) - Australia sedang menjalankan vaksinasi massal pertama di dunia terhadap penguin untuk mencegah flu burung, dengan sekitar 1.000 ekor telah menerima dosis pertama, ABC News melaporkan pada Senin. “Ini adalah perta...

Moskow (ANTARA) - Australia sedang menjalankan vaksinasi massal pertama di dunia terhadap penguin untuk mencegah flu burung, dengan sekitar 1.000 ekor telah menerima dosis pertama, ABC News melaporkan pada Senin.

“Ini adalah pertama kalinya tim kami melakukan sesuatu seperti ini dan, yang terpenting, ini merupakan program vaksinasi massal pertama dengan skala seperti ini di dunia,” kata CEO Phillip Island Nature Parks Catherine Basterfield.

“Tim kami meluangkan waktu pada awal pekan ini untuk melakukan pengujian, perencanaan, serta mencoba berbagai metode untuk menjalankan program vaksinasi ini,” ucapnya.

Program vaksinasi tersebut dimulai di tengah penyebaran flu burung H5N1 pada satwa liar di Australia.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Studi: Selain Mental, Gula Darah Pasien Skizofrenia Juga Perlu Dijaga
BN
Studi: Selain Mental, Gula Darah Pasien Skizofrenia Juga Perlu Dijaga

Studi: Selain Mental, Gula Darah Pasien Skizofrenia Juga Perlu Dijaga

24 Agustus 2026 18:00 CNN Indonesia - Gaya Hidup Kesehatan

Pengobatan skizofrenia tidak berhenti pada upaya menjaga gejala kejiwaan tetap terkendali. Kondisi fisik pasien, termasuk berat badan dan kadar gula darah, juga perlu mendapat perhatian. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi p...

Pengobatan skizofrenia tidak berhenti pada upaya menjaga gejala kejiwaan tetap terkendali. Kondisi fisik pasien, termasuk berat badan dan kadar gula darah, juga perlu mendapat perhatian.

Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi pasien yang menjalani terapi antipsikotik. Obat tersebut dibutuhkan untuk membantu menjaga kestabilan kondisi mental, tetapi di sisi lain pasien dapat menghadapi risiko kenaikan berat badan berlebih hingga kadar gula darah yang melonjak tinggi.

Ketika kedua kondisi tersebut muncul bersamaan, perawatan pasien pun perlu melihat kesehatan secara lebih menyeluruh. Gambaran mengenai hal itu terlihat dalam studi HISTORI yang dipublikasikan di JAMA Psychiatry.

Penelitian tersebut melihat penanganan masalah metabolik pada pasien

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Rajin Pakai Sunscreen Ternyata Bisa Bantu Cegah Kerutan, Ini Kata Dokter Kecantikan
BN
Rajin Pakai Sunscreen Ternyata Bisa Bantu Cegah Kerutan, Ini Kata Dokter Kecantikan

Rajin Pakai Sunscreen Ternyata Bisa Bantu Cegah Kerutan, Ini Kata Dokter Kecantikan

24 Agustus 2026 17:58 Tribunnews - Terkurasi Kesehatan

TRIBUNNEWS.COM - Kerutan merupakan salah satu tanda penuaan kulit yang dapat muncul seiring bertambahnya usia. Namun, proses terbentuknya kerutan tidak hanya berkaitan dengan faktor usia. Paparan sinar ultraviolet (UV) dari mataha...

TRIBUNNEWS.COM - Kerutan merupakan salah satu tanda penuaan kulit yang dapat muncul seiring bertambahnya usia.

Namun, proses terbentuknya kerutan tidak hanya berkaitan dengan faktor usia.

Paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari juga berperan dalam kerusakan struktur kulit, termasuk kolagen yang membantu menjaga kekuatan dan elastisitas kulit.

Karena itu, perlindungan kulit dari sinar matahari menjadi salah satu hal yang penting diperhatikan untuk membantu menjaga kondisi kulit.

Dokter Kecantikan dan Anti Aging, dr. Eny Anggraini, M.Biomed (AAM), menjelaskan bahwa sinar UV berkaitan erat dengan munculnya kerutan.

Berdasarkan penelitian eksperimental yang dilakukannya, paparan UVB dapat menyebabkan peningkatan jumlah MMP-1 (matrix metalloproteinase-1).

MMP-1 merupakan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 25 26 27 28 29 ... 40 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 7

YPWIK@2026