Langkah Pulang
Langit malam ini gelap seperti biasanya. Jalanan Jakarta yang seolah tidak pernah sepi, saat ini masih dilalui kendaraan yang berlalu lalang. Di sudut jalan yang remang, di bawah pancaran lampu jalan yang temaram, Nessa melihat se...
Langit malam ini gelap seperti biasanya. Jalanan Jakarta yang seolah tidak pernah sepi, saat ini masih dilalui kendaraan yang berlalu lalang.
Di sudut jalan yang remang, di bawah pancaran lampu jalan yang temaram, Nessa melihat seorang bapak ojol yang duduk termenung di atas motornya. Wajahnya terlihat lusuh, sorot matanya kosong menatap jalan yang sepi. Tubuhnya nampak lelah, bahunya lunglai, jujur dia tak tega.
“Selamat malam, Mbak. Perlu jasa antar?” tanya bapak ojol dengan suara parau. “Saya antar ke mana saja cukup bayar lima ribu."
“Maksudnya, Pak?” Nessa masih mencerna perkataan sosok di hadapannya.
“Mbak bisa saya antar ke mana saja