Kurator Berita YPWIK 2 September 2026 04:44 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 790 Pendidikan 415 Tekno 539 Olahraga 1446 Ekonomi 3068 Kesehatan 424 Nasional 4387 Berita Daerah 688 Gaya Hidup 63 Luar Negeri 737 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Info Rekayasa Lalin hingga Penyesuaian Transum Saat Merdeka Run Besok
BN
Info Rekayasa Lalin hingga Penyesuaian Transum Saat Merdeka Run Besok

Info Rekayasa Lalin hingga Penyesuaian Transum Saat Merdeka Run Besok

28 Agustus 2026 17:52 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Kegiatan Merdeka Run 81 Tahun Indonesia akan digelar di Jakarta besok. Kegiatan yang merupakan penutupan dari rangkaian acara peringatan HUT ke-81 RI ini akan berdampak pada sejumlah ruas jalan di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan...

Kegiatan Merdeka Run 81 Tahun Indonesia akan digelar di Jakarta besok. Kegiatan yang merupakan penutupan dari rangkaian acara peringatan HUT ke-81 RI ini akan berdampak pada sejumlah ruas jalan di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan.

Sehubungan itu, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah menyiapkan rekayasa lalu lintas (lalin) hingga penyesuaian layanan transportasi umum (transum) selama kegiatan berlangsung, pada Sabtu, 29 Agustus 2026 pukul 04.00 - 08.00 WIB.

Berikut informasi yang perlu diketahui pengguna jalan dan peserta Merdeka Run.

Pengaturan lalin bersifat situasional dilakukan pada ruas jalan berikut:

Berikut alternatif yang dapat dilalui selama kegiatan:

Tersedia 11 kantong parkir untuk peserta

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
PDIP Respons Puan Tak Teken Surat Komitmen RUU Perampasan Aset Botok Pati dkk
BN
PDIP Respons Puan Tak Teken Surat Komitmen RUU Perampasan Aset Botok Pati dkk

PDIP Respons Puan Tak Teken Surat Komitmen RUU Perampasan Aset Botok Pati dkk

28 Agustus 2026 17:51 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menanggapi tak adanya tanda tangan Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani dalam surat komitmen penyelesaian RUU Perampasan Aset yang dibuat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). Ha...

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menanggapi tak adanya tanda tangan Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani dalam surat komitmen penyelesaian RUU Perampasan Aset yang dibuat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). Hasto mengatakan kepemimpinan DPR bersifat kolektif-kolegial.

Diketahui, dalam surat komitmen tersebut, hanya tercantum tanda tangan pimpinan DPR Sufmi Dasco Ahmad, Sari Yuliati, Cucun Ahmad Syamsurizal, dan Saan Mustopa. Hasto mengatakan respons pimpinan DPR terkait aksi massa sebelumnya telah dibahas oleh Puan, Dasco, dan pimpinan DPR lainnya.

"Ya, kepemimpinan DPR itu adalah kolektif-kolegial. Saya dapat laporan dari fraksi bagaimana sebelumnya terkait dengan respons demo itu dibahas bersama-sama oleh

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Usai praperadilan, kuasa hukum dan Febrie bahas langkah selanjutnya
BN
Usai praperadilan, kuasa hukum dan Febrie bahas langkah selanjutnya

Usai praperadilan, kuasa hukum dan Febrie bahas langkah selanjutnya

28 Agustus 2026 17:51 Antara - Terkini Nasional

Jakarta (ANTARA) - Kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Febri Diansyah, mengatakan tim hukum segera bertemu dengan kliennya itu untuk mendiskusikan dan membahas langkah-langkah selanjutnya setelah sidang praperadilan. "...

Jakarta (ANTARA) - Kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Febri Diansyah, mengatakan tim hukum segera bertemu dengan kliennya itu untuk mendiskusikan dan membahas langkah-langkah selanjutnya setelah sidang praperadilan.

"Kemudian setelah praperadilan ini tentu ada proses-proses hukum yang masih berjalan. Nah, itu akan kita diskusikan lebih lanjut," kata Febri dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Sebelumnya, Febrie Adriansyah mengajukan dua permohonan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Permohonan pertama dengan nomor 134/Pid.Pra/2026/PN JKT.SEL dengan klasifikasi perkara sah atau tidaknya upaya paksa penyitaan. Adapun, pihak termohon adalah Polda Metro Jaya, Kortastipidkor Polri, dan Kejaksaan Agung.

Terkait permohonan pertama itu, hakim tunggal praperadilan Pengadilan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
KPK Geledah Kantor Dinas Pendidikan Bogor, Kasus Meluas ke Pengadaan
BN
KPK Geledah Kantor Dinas Pendidikan Bogor, Kasus Meluas ke Pengadaan

KPK Geledah Kantor Dinas Pendidikan Bogor, Kasus Meluas ke Pengadaan

28 Agustus 2026 17:50 Tribunnews - Terkurasi Nasional

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (28/8/2026). Penggeledahan dilakukan untuk mencari alat bukti dan petunjuk terkait du...

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (28/8/2026).

Penggeledahan dilakukan untuk mencari alat bukti dan petunjuk terkait dugaan tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.

Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen yang berkaitan dengan proyek pengadaan di dinas tersebut.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan penggeledahan tersebut. Ia mengatakan penyidik akan menelaah temuan dari lokasi dan mencocokkannya dengan alat bukti lain.

"Selanjutnya, penyidik akan menelaah, menganalisis, dan mengkonfirmasi setiap temuan dalam giat penggeledahan dengan alat bukti lainnya, untuk membantu mengungkap perkara menjadi

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Puan Tak Teken Komitmen RUU Perampasan Aset, PDI-P: DPR Kolektif Kolegial
BN
Puan Tak Teken Komitmen RUU Perampasan Aset, PDI-P: DPR Kolektif Kolegial

Puan Tak Teken Komitmen RUU Perampasan Aset, PDI-P: DPR Kolektif Kolegial

28 Agustus 2026 17:49 Kompas - Nasional Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Soal Ketua DPR RI Puan Maharani yang tidak turut menandatangani Surat Komitmen Penyelesaian RUU Perampasan Aset terkait Tindak Pidana, Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto menyatakan Pimpinan DPR bersifat kolektif kolegial. "Ya, kepemimpinan DPR itu adalah kolektif-kolegial. Saya dapat laporan dari fraksi bagaimana sebelumnya ter...

JAKARTA, KOMPAS.com - Soal Ketua DPR RI Puan Maharani yang tidak turut menandatangani Surat Komitmen Penyelesaian RUU Perampasan Aset terkait Tindak Pidana, Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto menyatakan Pimpinan DPR bersifat kolektif kolegial.

"Ya, kepemimpinan DPR itu adalah kolektif-kolegial. Saya dapat laporan dari fraksi bagaimana sebelumnya terkait dengan respons demo itu dibahas bersama-sama oleh Mbak Puan Maharani, Mas Dasco, dan juga pimpinan DPR RI lainnya," ujar Hasto saat ditemui di Megawati Institute, Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Karena kepemimpinan DPR RI bersifat kolektif-kolegial, pembahasan terkait respons DPR RI terhadap aksi masyarakat tidak hanya dilakukan oleh satu pimpinan.

Hasto mengatakan, DPP PDI-P telah

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Budi Arie tegaskan wacana percepatan pemilu merupakan analisis pribadi
BN
Budi Arie tegaskan wacana percepatan pemilu merupakan analisis pribadi

Budi Arie tegaskan wacana percepatan pemilu merupakan analisis pribadi

28 Agustus 2026 17:47 Antara - Terkini Nasional

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi menegaskan pernyataannya mengenai kemungkinan Pemilu 2029 dipercepat merupakan analisis pribadi, bukan kehendak politik untuk mengubah jadwal pemilu. “Kalau analisis kan itu ka...

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi menegaskan pernyataannya mengenai kemungkinan Pemilu 2029 dipercepat merupakan analisis pribadi, bukan kehendak politik untuk mengubah jadwal pemilu.

“Kalau analisis kan itu kan begini, ada kemungkinan biasa 2029, tapi kok ada analisis lebih cepat? Tidak perlu ditarik, biar saja waktu membuktikan itu. Saya tidak meralat pernyataan saya, saya cuma bilang bahwa kita itu bisa diperbaiki,” kata Budi Arie dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.

Ia menjelaskan analisis politik berbeda dengan kehendak atau kemauan politik. Menurut dia, pernyataannya muncul dari pengamatan terhadap dinamika masyarakat, termasuk perkembangan gerakan mahasiswa dan berbagai aspirasi yang berkembang

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Presiden Timor Leste Puji Warga Indonesia Tetap Ramah Meski Diterpa Banyak Bencana
BN
Presiden Timor Leste Puji Warga Indonesia Tetap Ramah Meski Diterpa Banyak Bencana

Presiden Timor Leste Puji Warga Indonesia Tetap Ramah Meski Diterpa Banyak Bencana

28 Agustus 2026 17:47 TVOneNews Nasional

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Timor Leste Jose Ramos-Horta memuji masyarakat Indonesia yang tetap bersikap ramah dan hangat meskipun kerap diterpa berbagai bencana. Pernyataan itu disampaikan saat bertemu Presiden ke-5 RI Mega...

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Timor Leste Jose Ramos-Horta memuji masyarakat Indonesia yang tetap bersikap ramah dan hangat meskipun kerap diterpa berbagai bencana.

Pernyataan itu disampaikan saat bertemu Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri di Megawati Institute, Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2026).

Awalnya, Ramos mengatakan bahwa alam Indonesia tidak begitu bersahabat, sebab kerap terjadi bencana seperti gempa bumi maupun banjir.

“Alam, alam tidak begitu bersahabat dengan Indonesia, karena mereka terus-menerus mengalami gempa bumi, banjir, yang besar,” ungkap Ramos dalam pidatonya.

Meski sering dilanda bencana, dia mengaku kagum dengan masyarakat Indonesia yang bisa kembali bangkit.

“Namun demikian, setiap kali, rakyat Indonesia bangkit kembali dan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prabowo Ngobrol dengan Ramos Horta dan 9 Peraih Nobel, Ajak Kolaborasi Riset
BN
Prabowo Ngobrol dengan Ramos Horta dan 9 Peraih Nobel, Ajak Kolaborasi Riset

Prabowo Ngobrol dengan Ramos Horta dan 9 Peraih Nobel, Ajak Kolaborasi Riset

28 Agustus 2026 17:47 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Presiden Prabowo Subianto menerima Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta dan sembilan ilmuwan peraih Nobel dari berbagai negara. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo berbincang mengenai riset, inovasi, hingga konservasi di Indonesia....

Presiden Prabowo Subianto menerima Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta dan sembilan ilmuwan peraih Nobel dari berbagai negara. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo berbincang mengenai riset, inovasi, hingga konservasi di Indonesia.

Pertemuan Prabowo dengan para peraih Nobel digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (28/8/2026). Turut mendampingi Prabowo yakni Menko PMK Pratikno, Mendikti Brian Yuliarto, Menbud Fadli Zon, Wamenlu Arrmanatha Nasir, hingga Kepala BRIN Arif Satria.

"Jadi tadi hadir para peraih Nobel karena Presiden Timor Leste kan peraih Nobel juga sehingga mereka berkunjung ke Bapak Presiden Indonesia yang tentu dalam rangka silaturahmi, dalam rangka untuk terus menjalin kerja sama antara Timor Leste

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Viral, Tukang Becak Masuk Desil 9, Kepala BPS Beri Penjelasan
BN
Viral, Tukang Becak Masuk Desil 9, Kepala BPS Beri Penjelasan

Viral, Tukang Becak Masuk Desil 9, Kepala BPS Beri Penjelasan

28 Agustus 2026 17:46 Kompas - Nasional Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Widyasanti angkat bicara perihal viral tukang becak di Kulon Progo, Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta, yang masuk desil 9, padahal tadinya desil 1. Amalia mengatakan, BPS sudah melakukan pemutakhiran, di mana desilnya kini berada di level 3. "Kan sudah, sudah dimutakhirkan sekarang dia ada di desi...

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Widyasanti angkat bicara perihal viral tukang becak di Kulon Progo, Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta, yang masuk desil 9, padahal tadinya desil 1.

Amalia mengatakan, BPS sudah melakukan pemutakhiran, di mana desilnya kini berada di level 3.

"Kan sudah, sudah dimutakhirkan sekarang dia ada di desil 3," kata Amalia, saat ditemui di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Saat ditanya kenapa kesalahan tersebut bisa terjadi, Amalia mengeklaim tukang becak tersebut memang belum memasukkan data terbaru.

"Bukan, karena datanya bukan dimutakhirkan karena beliau belum memasukkan datanya itu ke dalam kanal pemutakhiran. Setelah dimutakhirkan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kepala BPS Jelaskan Tukang Becak di Kulon Progo Desil 9: Sekarang Desil 3
BN
Kepala BPS Jelaskan Tukang Becak di Kulon Progo Desil 9: Sekarang Desil 3

Kepala BPS Jelaskan Tukang Becak di Kulon Progo Desil 9: Sekarang Desil 3

28 Agustus 2026 17:46 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan soal heboh pengemudi becak motor, Timbul (49), warga Lendah, Kulon Progo, yang tercatat sebagai desil 9. Dia mengatakan setelah dilakukan pembaruan data p...

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan soal heboh pengemudi becak motor, Timbul (49), warga Lendah, Kulon Progo, yang tercatat sebagai desil 9. Dia mengatakan setelah dilakukan pembaruan data pengemudi becak motor tersebut masuk ke desil 3.

"Kan sudah, sudah dimutakhirkan sekarang dia ada di desil 3," kata Amelia usai melakukan sensus ekonomi ke Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Widya Chandra, Jakarta Selatan, Jumat (28/8/2026).

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Rudianto Lallo Dukung Kapolri Usut Tuntas Dalang Karhutla Kalimantan
BN
Rudianto Lallo Dukung Kapolri Usut Tuntas Dalang Karhutla Kalimantan

Rudianto Lallo Dukung Kapolri Usut Tuntas Dalang Karhutla Kalimantan

28 Agustus 2026 17:45 MetroTVNews - Nasional Nasional

Rudianto Lallo Dukung Kapolri Usut Tuntas Dalang Karhutla Kalimantan. Berita MetroTVNews kategori 12 minutes ago. Baca sumber asli untuk isi lengkap.

Rudianto Lallo Dukung Kapolri Usut Tuntas Dalang Karhutla Kalimantan. Berita MetroTVNews kategori 12 minutes ago. Baca sumber asli untuk isi lengkap.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Megawati Ungkap Salju Abadi di Gunung Grasberg Papua Kemungkinan Hilang 3 Tahun Lagi
BN
Megawati Ungkap Salju Abadi di Gunung Grasberg Papua Kemungkinan Hilang 3 Tahun Lagi

Megawati Ungkap Salju Abadi di Gunung Grasberg Papua Kemungkinan Hilang 3 Tahun Lagi

28 Agustus 2026 17:43 TVOneNews Nasional

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menyinggung soal dampak perubahan iklim yang terjadi di Indonesia saat bertemu Presiden Timor Leste, Jose Ramos-Horta. Dia mengungkapkan perubahan iklim itu berdampa...

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menyinggung soal dampak perubahan iklim yang terjadi di Indonesia saat bertemu Presiden Timor Leste, Jose Ramos-Horta.

Dia mengungkapkan perubahan iklim itu berdampak terhadap mencairnya salju abadi di Gunung Grasberg di Papua.

“Di Indonesia ini ada sebuah keunikan, kami punya gunung namanya Grasberg. Grasberg itu tadinya penuh dengan salju, tetapi sekarang makin meleleh,” kata Megawati di Megawati Institute, Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2926).

Megawati menyebut menurut hasil riset dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), salju abadi di Gunung Grasberg akan menghilang sekitar tiga tahun lagi.

“Dan dari kami, dari yang namanya Badan Riset

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 315 316 317 318 319 ... 366 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 19

YPWIK@2026