Kurator Berita YPWIK 8 September 2026 09:34 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 537 Pendidikan 305 Tekno 549 Olahraga 1122 Ekonomi 3084 Kesehatan 374 Nasional 4071 Berita Daerah 204 Gaya Hidup 64 Luar Negeri 518 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Gagal Terbang Efek Anak Krakatau, Penumpang di Bandara Jambi Memilih Bertahan
BN
Gagal Terbang Efek Anak Krakatau, Penumpang di Bandara Jambi Memilih Bertahan

Gagal Terbang Efek Anak Krakatau, Penumpang di Bandara Jambi Memilih Bertahan

6 September 2026 14:28 Liputan6 - Bisnis Ekonomi

Liputan6.com, Jakarta - Erupsi Anak Gunung Krakatau memicu pembatalan sejumlah penerbangan dan membuat ratusan penumpang di Bandar Udara Sultan Thaha Saifuddin, Jambi, terpaksa tertahan. Mereka memilih tetap berada di ruang tunggu...

Liputan6.com, Jakarta - Erupsi Anak Gunung Krakatau memicu pembatalan sejumlah penerbangan dan membuat ratusan penumpang di Bandar Udara Sultan Thaha Saifuddin, Jambi, terpaksa tertahan. Mereka memilih tetap berada di ruang tunggu sembari memantau kepastian jadwal dari pihak pengelola.

"Kita tunggu saja ya, karena ini bencana alam tidak ada yang bisa disalahkan," kata Minhat Saputra calon penumpang maskapai Super Air Jet di ruang tunggu bandara Sultan Thaha Saifuddin Jambi, dikutip dari Antara, Minggu (6/9/2026).

Minhat menceritakan, pusat layanan mengimbau seluruh penumpang jadwal pagi hingga siang untuk menunggu perkembangan situasi hingga pukul 14.00 WIB. Jika penerbangan dipastikan batal, pihak maskapai berjanji memproses

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Gubernur NTT Sebut Pemerkosa Anak Korban Gempa NTT Sudah Diproses
BN
Gubernur NTT Sebut Pemerkosa Anak Korban Gempa NTT Sudah Diproses

Gubernur NTT Sebut Pemerkosa Anak Korban Gempa NTT Sudah Diproses

6 September 2026 14:28 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Anak berusia 15 tahun yang mengungsi akibat gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) diduga diperkosa. Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, mengatakan pelaku sudah diproses hukum. "Pelakunya sudah diproses hu...

Anak berusia 15 tahun yang mengungsi akibat gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) diduga diperkosa. Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, mengatakan pelaku sudah diproses hukum.

"Pelakunya sudah diproses hukum," kata Melki kepada wartawan, Minggu (6/9/2026).

Melki mengatakan korban juga sudah mendapat pendampingan dari Pemerintah Kabupaten Sikka. Pemantauan terhadap korban juga dilakukan oleh aktivis perempuan.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Gubernur NTT Sebut Pelaku Pemerkosa Anak Korban Gempa NTT Sudah Diproses
BN
Gubernur NTT Sebut Pelaku Pemerkosa Anak Korban Gempa NTT Sudah Diproses

Gubernur NTT Sebut Pelaku Pemerkosa Anak Korban Gempa NTT Sudah Diproses

6 September 2026 14:28 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Anak berusia 15 tahun yang mengungsi akibat gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) diduga diperkosa. Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, mengatakan pelaku sudah diproses hukum. "Pelakunya sudah diproses hu...

Anak berusia 15 tahun yang mengungsi akibat gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) diduga diperkosa. Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, mengatakan pelaku sudah diproses hukum.

"Pelakunya sudah diproses hukum," kata Melki kepada wartawan, Minggu (6/9/2026).

Melki mengatakan korban juga sudah mendapat pendampingan dari Pemerintah Kabupaten Sikka. Pemantauan terhadap korban juga dilakukan oleh aktivis perempuan.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kapitalisasi Pasar BEI Naik Rp 168 Triliun Sepekan
BN
Kapitalisasi Pasar BEI Naik Rp 168 Triliun Sepekan

Kapitalisasi Pasar BEI Naik Rp 168 Triliun Sepekan

6 September 2026 14:27 BeritaSatu - Ekonomi Ekonomi

Jakarta, Beritasatu.com – Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) meningkat Rp 168 triliun menjadi Rp 11.599 triliun pada perdagangan 31 Agustus hingga 4 September 2026. Kenaikan tersebut setara 1,47% dibandingkan posisi akh...

Jakarta, Beritasatu.com – Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) meningkat Rp 168 triliun menjadi Rp 11.599 triliun pada perdagangan 31 Agustus hingga 4 September 2026. Kenaikan tersebut setara 1,47% dibandingkan posisi akhir pekan sebelumnya sebesar Rp 11.431 triliun.

Penguatan kapitalisasi pasar terjadi seiring kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) serta masih kuatnya sejumlah saham berkapitalisasi besar yang menjadi penopang utama nilai pasar BEI.

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) tercatat sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di BEI hingga akhir perdagangan Jumat (4/9/2026), yakni Rp 818 triliun.

Selanjutnya, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menempati peringkat kedua dengan kapitalisasi pasar

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
KAI tambah satu KA tambahan tujuan Jakarta dampak erupsi Anak Krakatau
BN
KAI tambah satu KA tambahan tujuan Jakarta dampak erupsi Anak Krakatau

KAI tambah satu KA tambahan tujuan Jakarta dampak erupsi Anak Krakatau

6 September 2026 14:26 Antara - Terkini Gaya Hidup

Semarang (ANTARA) - PT KAI Daop 4 Semarang mengoperasikan satu rangkaian KA tambahan relasi Semarang-Jakarta sebagai langkah antisipasi lonjakan penumpang akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Manajer Humas PT KAI Dao...

Semarang (ANTARA) - PT KAI Daop 4 Semarang mengoperasikan satu rangkaian KA tambahan relasi Semarang-Jakarta sebagai langkah antisipasi lonjakan penumpang akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif di Semarang, Minggu, mengatakan, pengoperasian KA tambahan itu sebagai langkah antisipasi jika terjadi peningkatan kebutuhan perjalanan masyarakat menuju Jakarta.

Ia menjelaskan KA tambahan tersebut terdiri atas lima kereta eksekutif, empat kereta ekonomi, serta kereta makan dengan total kapasitas 570 tempat duduk.

"Jadwal.keberangkatan KA dari Stasiun Semarang Tawang pukul 20.15 WIB," katanya.

Selain KA tambahan, kata dia, KAI juga menambahkan rangkaian kereta pada KA

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cimahi
BN
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cimahi

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cimahi

6 September 2026 14:25 MetroTVNews - Nasional Nasional

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cimahi. Berita MetroTVNews kategori Nasional. Baca sumber asli untuk isi lengkap.

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cimahi. Berita MetroTVNews kategori Nasional. Baca sumber asli untuk isi lengkap.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Menyelimuti Rumah Warga Ciputat Siang Ini
BN
Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Menyelimuti Rumah Warga Ciputat Siang Ini

Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Menyelimuti Rumah Warga Ciputat Siang Ini

6 September 2026 14:25 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau menyebar hingga wilayah Tangerang Selatan, Banten. Hujan abu vulkanik masih dirasakan warga Serua, Ciputat, Tangerang Selatan hingga siang ini. Sejumlah warga di Serua, Ciputat, melaporkan...

Abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau menyebar hingga wilayah Tangerang Selatan, Banten. Hujan abu vulkanik masih dirasakan warga Serua, Ciputat, Tangerang Selatan hingga siang ini.

Sejumlah warga di Serua, Ciputat, melaporkan hingga siang ini masih terdampak abu vulkanik. Salah satu warga Bukit Indah, Yuni, mengatakan awalnya pada pagi tadi dia menemukan debu vulkanik di teras rumahnya. Selanjutnya pada siang hari, abu vulkanik masih menyelimuti teras rumahnya meski sudah dibersihkan.

"Ini ada lagi, telapak kaki sampai hitam. Baru saja disapu, biasanya nggak seperti ini, halus banget debunya," kata Yuni, Minggu (6/9/2026).

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
PMI Manufaktur ASEAN Turun, tapi Pesanan Baru Nyaris Sentuh Rekor
BN
PMI Manufaktur ASEAN Turun, tapi Pesanan Baru Nyaris Sentuh Rekor

PMI Manufaktur ASEAN Turun, tapi Pesanan Baru Nyaris Sentuh Rekor

6 September 2026 14:25 Kompas - Money Ekonomi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sektor manufaktur ASEAN menghadapi situasi yang menarik pada Agustus 2026. Di satu sisi, permintaan menguat tajam hingga mendekati rekor. Namun di sisi lain, pertumbuhan produksi justru sedikit melambat. Data Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur ASEAN dari S&P Global menunjukkan indeks turun tipis dari 52,8 pada Juli menjadi 52,3...

JAKARTA, KOMPAS.com - Sektor manufaktur ASEAN menghadapi situasi yang menarik pada Agustus 2026.

Di satu sisi, permintaan menguat tajam hingga mendekati rekor. Namun di sisi lain, pertumbuhan produksi justru sedikit melambat.

Data Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur ASEAN dari S&P Global menunjukkan indeks turun tipis dari 52,8 pada Juli menjadi 52,3 pada Agustus 2026.

Penurunan tersebut menandakan perbaikan kondisi sektor manufaktur ASEAN memang sedikit melemah dibandingkan bulan sebelumnya.

Akan tetapi, indeks yang masih berada di atas level 50 menunjukkan kondisi manufaktur tetap mengalami ekspansi secara solid.

Yang menjadi sorotan bukan semata-mata penurunan PMI tersebut, melainkan komponen-komponen yang membentuknya.

Ketika produksi

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Cara Cek Kualitas Udara Imbas Abu Anak Krakatau via Google Maps
BN
Cara Cek Kualitas Udara Imbas Abu Anak Krakatau via Google Maps

Cara Cek Kualitas Udara Imbas Abu Anak Krakatau via Google Maps

6 September 2026 14:24 Liputan6 - Tekno Tekno

Liputan6.com, Jakarta - Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau tidak hanya menyebar di daerah Lampung, namun meluas ke Selat Sunda, Banten, hingga Jakarta pada Minggu (6/9/2026). Menurut Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), abu vu...

Liputan6.com, Jakarta - Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau tidak hanya menyebar di daerah Lampung, namun meluas ke Selat Sunda, Banten, hingga Jakarta pada Minggu (6/9/2026).

Menurut Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), abu vulkanik memiliki partikel sangat halus dan berukuran sangat kecil, sehingga dapat dengan mudah masuk ke saluran napas dalam.

Untuk mengecek kualitas udara pada daerah terdampak, Google Maps menyediakan fitur pengecekan kualitas udara. Namun, deteksi kualitas udara di Indonesia hanya tersedia pada wilayah Jawa.

Jika menggunakan aplikasi Google Maps, kamu cukup membuka aplikasi kemudian ketuk ikon segi empat dengan tanda “+” di ujung kanan atas, nantinya akan muncul pilihan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Menaker: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan ditargetkan tuntas Oktober
BN
Menaker: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan ditargetkan tuntas Oktober

Menaker: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan ditargetkan tuntas Oktober

6 September 2026 14:24 Antara - Terkini Nasional

Jakarta (ANTARA) - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengungkapkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pelindungan Ketenagakerjaan ditargetkan dapat terwujud pada akhir Oktober 2026. "Saat ini kami beserta DPR RI, kita sedang...

Jakarta (ANTARA) - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengungkapkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pelindungan Ketenagakerjaan ditargetkan dapat terwujud pada akhir Oktober 2026.

"Saat ini kami beserta DPR RI, kita sedang menyelesaikan Rancangan Undang-Undang Pelindungan Ketenagakerjaan yang baru. Targetnya selesai Oktober, akhir Oktober ini semoga bisa terwujud," ujar Yassierli di Jakarta, Minggu.

Dirinya berharap (RUU) Pelindungan Ketenagakerjaan dapat menjadi legasi baru bagi perlindungan ketenagakerjaan di Indonesia.

"Dan ini InsyaAllah akan menjadi legasi baru terkait dengan perlindungan ketenagakerjaan di Indonesia," katanya.

Menurut Yassierli, sebanyak 155 juta angkatan kerja Indonesia, 60 persennya mereka berada pada sektor informal dan hal ini menjadi perhatian.

"Ini menjadi perhatian

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Menkes Ungkap 3 Bahaya Abu Anak Krakatau: Kalau Bisa Jangan Keluar Rumah
BN
Menkes Ungkap 3 Bahaya Abu Anak Krakatau: Kalau Bisa Jangan Keluar Rumah

Menkes Ungkap 3 Bahaya Abu Anak Krakatau: Kalau Bisa Jangan Keluar Rumah

6 September 2026 14:24 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan ada tiga bahaya yang bisa ditimbulkan dari paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. Dia menjelaskan ketiga bahaya itu meliputi pernapasan, mata dan kulit. "Dari sisi Kemen...

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan ada tiga bahaya yang bisa ditimbulkan dari paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. Dia menjelaskan ketiga bahaya itu meliputi pernapasan, mata dan kulit.

"Dari sisi Kementerian Kesehatan kita pesankan kepada masyarakat agar tidak panik dan titip ada tiga hal yang mesti kita jaga bersama. Pertama, dari sisi kesehatan abu vulkanik ini ada tiga dampak yang harus kita jaga. Pertama ke pernapasan, kedua ke mata dan ketiga ke kulit," kata Budi dalam konferensi pers daring, Minggu (6/9/2026).

Dari segi pernapasan, Budi mengingatkan warga untuk selalu menggunakan masker jika terpaksa harus berkegiatan di luar rumah.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Ternyata Sudah Berstatus Siaga sejak Juli 2026
BN
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Ternyata Sudah Berstatus Siaga sejak Juli 2026

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Ternyata Sudah Berstatus Siaga sejak Juli 2026

6 September 2026 14:24 iNews - Nasional Nasional

JAKARTA, iNews.id - Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi sejak Jumat (4/9/2026) pukul 23.07 WIB. Aktivitas ini sebenarnya sudah terpantau sejak bulan Juli 2026 lalu. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Teuk...

JAKARTA, iNews.id - Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi sejak Jumat (4/9/2026) pukul 23.07 WIB. Aktivitas ini sebenarnya sudah terpantau sejak bulan Juli 2026 lalu.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani menyampaikan, aktivitas vulkanik ini bertipe Strombolian. 

Erupsi tipe Strombolian ini terjadi akibat adanya magma cair dengan tekanan gas sedang, yang memicu letusan-letusan kecil tetap berulang secara teratur. 

"Kemudian ini yang memunculkan kembang api lava, bom vulkanik, dan lapili (material piroklastik) ke udara," kata Fathani secara daring, Minggu (6/9/2026). 

Dia menyampaikan, aktivitas vulkanik dari Gunung Anak Krakatau ini sebenarnya sudah teramati sejak beberapa bulan yang lalu. Sampai

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 321 322 323 324 325 ... 903 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 22

YPWIK@2026