Kuliah Sambil Jadi Ojol, Kisah Perjuangan Raihan Nurhafidz Hingga Wisuda dengan IPK 3,82
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Bagi Raihan Nurhafidz, wisuda bukan sekadar akhir dari perjalanan kuliah. Di balik gelar sarjana yang diraihnya, ada perjuangan yang dijalani selama empat tahun. Mulai dari kuliah, aktif berorganisasi,...
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Bagi Raihan Nurhafidz, wisuda bukan sekadar akhir dari perjalanan kuliah. Di balik gelar sarjana yang diraihnya, ada perjuangan yang dijalani selama empat tahun. Mulai dari kuliah, aktif berorganisasi, hingga bekerja sebagai ojek online (ojol) untuk membantu kebutuhan sehari-hari.
Raihan merupakan wisudawan Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Bandung (Unisba).
Ia dikukuhkan dalam prosesi Wisuda Unisba yang digelar di Kampus Utama Unisba pada Sabtu-Ahad (21–22/8/2026). Raihan menyelesaikan studinya pada 27 April 2026 dengan IPK 3,82 dan meraih predikat Pujian.
Sejak awal, Raihan memang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Selain ingin membanggakan orang