Kurator Berita YPWIK 31 Agustus 2026 00:22 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 811 Pendidikan 415 Tekno 617 Olahraga 1391 Ekonomi 3039 Kesehatan 433 Nasional 4726 Berita Daerah 630 Gaya Hidup 69 Luar Negeri 728 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
AS Tuduh China Retas NASA, The Fed, hingga Perusahaan Listrik
BN
AS Tuduh China Retas NASA, The Fed, hingga Perusahaan Listrik

AS Tuduh China Retas NASA, The Fed, hingga Perusahaan Listrik

27 Agustus 2026 13:35 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Amerika Serikat menuding China meretas Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (National Aeronautics and Space Administration/NASA), Federal Reserve atau The Fed, hingga infrastruktur penting termasuk perusahaan listrik. Departem...

Amerika Serikat menuding China meretas Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (National Aeronautics and Space Administration/NASA), Federal Reserve atau The Fed, hingga infrastruktur penting termasuk perusahaan listrik.

Departemen Kehakiman AS dan Biro Investigasi Federal (Federal Bureau of Investigation/FBI) pada Rabu (26/8) menyatakan tiga domain internet terkait dua platform peretasan yang diduga dioperasikan oleh kelompok peretas China telah disita.

Otoritas menyebut kelompok peretas tersebut dikenal sebagai QTFY. Mereka disebut menargetkan NASA, The Fed, Senat, beberapa departemen pemerintah, serta infrastruktur vital seperti perusahaan listrik, rumah sakit, perusahaan telekomunikasi, lembaga keuangan, dan kontraktor pertahanan.

Washington menuduh operasi peretasan itu disponsori pemerintah China dan bahwa

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
125 Negara Siap Tangkap Netanyahu? Surat Perintah ICC Bikin PM Israel Makin Sulit Keliling Dunia
BN
125 Negara Siap Tangkap Netanyahu? Surat Perintah ICC Bikin PM Israel Makin Sulit Keliling Dunia

125 Negara Siap Tangkap Netanyahu? Surat Perintah ICC Bikin PM Israel Makin Sulit Keliling Dunia

27 Agustus 2026 13:21 Tribunnews - Terkurasi Luar Negeri

TRIBUNNEWS.COM - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghadapi ruang gerak yang semakin terbatas dalam melakukan perjalanan internasional setelah Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan t...

TRIBUNNEWS.COM - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghadapi ruang gerak yang semakin terbatas dalam melakukan perjalanan internasional setelah Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap dirinya.

Keberadaan surat perintah tersebut menjadi persoalan penting bagi Netanyahu karena terdapat 125 negara pihak pada Statuta Roma, yakni perjanjian internasional yang menjadi dasar berdirinya ICC dan mengatur kewenangan pengadilan tersebut dalam menangani kejahatan internasional.

Negara-negara pihak Statuta Roma tersebar di berbagai kawasan dunia, termasuk Eropa, Afrika, Asia-Pasifik, serta Amerika Latin dan Karibia.

Di antara negara-negara tersebut terdapat sejumlah negara besar yang memiliki pengaruh politik dan ekonomi cukup kuat, seperti Prancis, Inggris, Jerman,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
PBB kirim bantuan mitigasi banjir di perbatasan China, Nepal
BN
PBB kirim bantuan mitigasi banjir di perbatasan China, Nepal

PBB kirim bantuan mitigasi banjir di perbatasan China, Nepal

27 Agustus 2026 13:15 Antara - Terkini Luar Negeri

Washington (ANTARA) - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengerahkan bantuan dan personel kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir parah di perbatasan China dan Nepal, kata Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres...

Washington (ANTARA) - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengerahkan bantuan dan personel kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir parah di perbatasan China dan Nepal, kata Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Rabu (26/8).

"Saya berduka cita atas banjir parah yang terjadi di Nepal dan China yang telah merenggut banyak nyawa, menyebabkan sejumlah orang hilang, serta menimbulkan kerusakan besar," kata Guterres melalui platform media sosial X.

Guterres menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mendoakan agar mereka yang terluka segera pulih.

"Di Nepal, PBB membantu mitigasi yang dipimpin pemerintah. Tim PBB dan mitra kemanusiaan mengirimkan bantuan dan personel untuk mendukung masyarakat yang terdampak

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Pencarian Korban Banjir Nepal-Tibet Terkendala Lumpur 1,5 Meter
BN
Pencarian Korban Banjir Nepal-Tibet Terkendala Lumpur 1,5 Meter

Pencarian Korban Banjir Nepal-Tibet Terkendala Lumpur 1,5 Meter

27 Agustus 2026 13:05 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Pencarian korban banjir di wilayah perbatasan Nepal dan Tibet, China, terhambat lumpur dan puing-puing setebal hampir 1,5 meter. Kondisi itu membuat akses menuju Pelabuhan Gyirong sulit dilalui tim penyelamat. Banjir besar menerja...

Pencarian korban banjir di wilayah perbatasan Nepal dan Tibet, China, terhambat lumpur dan puing-puing setebal hampir 1,5 meter.

Kondisi itu membuat akses menuju Pelabuhan Gyirong sulit dilalui tim penyelamat.

Banjir besar menerjang wilayah tersebut lebih dari 20 jam sebelum tim penyelamat berusaha mencapai pelabuhan.

Namun, longsoran lumpur dan puing-puing masih menutup jalan menuju lokasi.

Seorang reporter media pemerintah China yang berada di wilayah Gyirong, Tibet, mengatakan lumpur dan puing-puing masih menghalangi akses menuju Pelabuhan Gyirong, pada Kamis pagi.

"Tepi longsor berjarak sekitar 2,5 kilometer dari pelabuhan Gyirong, dan longsoran lumpur tersebut memiliki ketebalan hampir 1,5 meter di bagian tepinya," kata

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Bukan Hujan dan Gempa, Biang Kerok Banjir Bandang Nepal Terungkap!
BN
Bukan Hujan dan Gempa, Biang Kerok Banjir Bandang Nepal Terungkap!

Bukan Hujan dan Gempa, Biang Kerok Banjir Bandang Nepal Terungkap!

27 Agustus 2026 13:01 BeritaSatu - Internasional Luar Negeri

Kathmandu, Beritasatu.com - Sedikitnya 162 orang meninggal dunia setelah banjir bandang dan longsor menerjang kawasan perbatasan Nepal-Tibet pada Rabu (26/8/2026). Bencana yang datang tanpa banyak peringatan itu juga membuat ratus...

Kathmandu, Beritasatu.com - Sedikitnya 162 orang meninggal dunia setelah banjir bandang dan longsor menerjang kawasan perbatasan Nepal-Tibet pada Rabu (26/8/2026). Bencana yang datang tanpa banyak peringatan itu juga membuat ratusan orang belum ditemukan.

Air bercampur lumpur, batu, dan material longsoran meluncur deras ke kawasan yang lebih rendah. Dalam hitungan singkat, permukiman, bangunan, bus, serta mobil yang berada di jalur aliran ikut tersapu.

Video dari wilayah China menunjukkan material longsoran bergerak menyerupai tembok raksasa sebelum menghantam bangunan bertingkat. Kendaraan berukuran besar pun tampak terseret seperti benda ringan.

Skala kerusakan tersebut mendorong ilmuwan menelusuri pemicu bencana Nepal-Tibet. Mereka juga mengkaji alasan kawasan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Trump Yakin Mojtaba Khamenei Masih Hidup
BN
Trump Yakin Mojtaba Khamenei Masih Hidup

Trump Yakin Mojtaba Khamenei Masih Hidup

27 Agustus 2026 12:57 DetikNews - Internasional Luar Negeri

Presiden Amerika Serikat Donald Trump meyakini bahwa pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei masih hidup. Mojtaba belum terlihat di depan umum sejak mengambil alih kekuasaan setelah kematian ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei pada...

Presiden Amerika Serikat Donald Trump meyakini bahwa pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei masih hidup. Mojtaba belum terlihat di depan umum sejak mengambil alih kekuasaan setelah kematian ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei pada bulan Februari lalu.

"Saya rasa dia belum meninggal. Dia terluka parah. Sisi kiri tubuhnya, lengan, kaki, semuanya. Dia terluka parah. Tapi saya rasa dia belum meninggal," kata Trump dalam sebuah wawancara dengan penyiar radio konservatif Glenn Beck, dilansir kantor berita AFP dan Al Arabiya, Kamis (27/8/2026).

Secara resmi, Khamenei terus memimpin negaranya di bawah serangan Amerika Serikat dan Israel. Namun, ketidakhadirannya di depan umum dan naiknya tokoh-tokoh veteran Garda

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Banjir Menegerikan Tewaskan Ratusan Orang, Kemenlu Ungkap Kondisi WNI di Nepal
BN
Banjir Menegerikan Tewaskan Ratusan Orang, Kemenlu Ungkap Kondisi WNI di Nepal

Banjir Menegerikan Tewaskan Ratusan Orang, Kemenlu Ungkap Kondisi WNI di Nepal

27 Agustus 2026 12:55 Kendari Pos Luar Negeri

Kendaripos.co.id -- Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan belum ada laporan Warga Negara Indonesia (WNI) menjadi korban dalam bencana banjir bandang dahsyat yang melanda wilayah perbatasan Tiongkok-Nepal pada Rabu (26/8/20...

Kendaripos.co.id -- Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan belum ada laporan Warga Negara Indonesia (WNI) menjadi korban dalam bencana banjir bandang dahsyat yang melanda wilayah perbatasan Tiongkok-Nepal pada Rabu (26/8/2026).

Hingga Kamis (27/8/2026), otoritas terkait juga belum menerima laporan adanya WNI di antara ratusan wisatawan asing yang meninggal dunia maupun masih dinyatakan hilang akibat bencana tersebut.

Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah mengatakan KBRI Dhaka dan KBRI Beijing terus memantau kondisi WNI yang berada di Nepal dan Tibet.

Koordinasi dilakukan melalui jejaring WNI serta Konsul Kehormatan RI di Kathmandu untuk memastikan kondisi warga Indonesia pascabencana.

“Hingga saat ini, berdasarkan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Terjemahan Lirik Lagu Made You Look - Meghan Trainor, tentang Ajakan Mencintai Diri Sendiri
BN
Terjemahan Lirik Lagu Made You Look - Meghan Trainor, tentang Ajakan Mencintai Diri Sendiri

Terjemahan Lirik Lagu Made You Look - Meghan Trainor, tentang Ajakan Mencintai Diri Sendiri

27 Agustus 2026 12:40 Tribunnews - Terkurasi Luar Negeri

TRIBUNNEWS.COM - Inilah terjemahan lirik lagu Made You Look yang dipopulerkan Meghan Trainor. Made You Look dirilis 21 Oktober 2022, silam. Bernuansa ceria, Made You Look membawa pesan tentang mencintai diri sendiri, merasa nyaman...

TRIBUNNEWS.COM - Inilah terjemahan lirik lagu Made You Look yang dipopulerkan Meghan Trainor.

Made You Look dirilis 21 Oktober 2022, silam.

Bernuansa ceria, Made You Look membawa pesan tentang mencintai diri sendiri, merasa nyaman dengan penampilan, dan memiliki kepercayaan diri tanpa harus bergantung pada penilaian orang lain.

Meghan Trainor menggambarkan seseorang yang merasa dirinya tetap menarik tanpa harus mengenakan pakaian atau aksesori mahal.

Pesan tersebut menekankan bahwa daya tarik seseorang tidak hanya berasal dari apa yang dikenakan, tetapi juga dari cara seseorang membawa dirinya sendiri.

Salah satu bagian yang paling menonjol dari lagu ini adalah perbandingan antara penampilan sederhana dengan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Banjir Bandang Nepal 2 Kali Menerjang Kawasan yang Sama dalam 14 Bulan
BN
Banjir Bandang Nepal 2 Kali Menerjang Kawasan yang Sama dalam 14 Bulan

Banjir Bandang Nepal 2 Kali Menerjang Kawasan yang Sama dalam 14 Bulan

27 Agustus 2026 12:39 Liputan6 - Global Luar Negeri

Liputan6.com, Kathmandu - Banjir bandang Nepal pada Rabu (26/8/2026) melanda kawasan aliran Sungai Lhende Khola di dekat perbatasan Tibet, China. Sungai tersebut tercatat telah dua kali dilanda banjir dalam 14 bulan, setelah kejad...

Liputan6.com, Kathmandu - Banjir bandang Nepal pada Rabu (26/8/2026) melanda kawasan aliran Sungai Lhende Khola di dekat perbatasan Tibet, China. Sungai tersebut tercatat telah dua kali dilanda banjir dalam 14 bulan, setelah kejadian serupa pada Agustus tahun lalu.

Jumlah korban tewas akibat banjir bandang di Nepal dikonfirmasi otoritas setempat mencapai sedikitnya 162 orang, sementara di Tibet tercatat tiga orang.

Pembaruan data secara drastis dilakukan otoritas China terhadap orang hilang, yakni dari semula 265 orang menjadi 558 orang. Dari jumlah tersebut, 260 orang di antaranya teridentifikasi sebagai warga negara asing (WNA). 

Adapun di Nepal, jumlah orang hilang dilaporkan mencapai hingga 579

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Trump: Saatnya AS Beri Kanada Pelajaran
BN
Trump: Saatnya AS Beri Kanada Pelajaran

Trump: Saatnya AS Beri Kanada Pelajaran

27 Agustus 2026 12:35 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku akan memberi Kanada "pelajaran" setelah perundingan perdagangan antara kedua negara gagal mencapai kesepakatan. Hal itu diungkapkan Trump setelah Kanada merespons keputusan tarif yang...

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku akan memberi Kanada "pelajaran" setelah perundingan perdagangan antara kedua negara gagal mencapai kesepakatan.

Hal itu diungkapkan Trump setelah Kanada merespons keputusan tarif yang dijatuhkan AS. Semua bermula ketika Trump memberlakukan tarif baru sebesar 50% terhadap impor Kanada senilai US$20 miliar, Sabtu (22/8), setelah perundingan antara kedua negara gagal.

Kanada, Selasa (25/8), kemudian membalas dengan mengenakan tarif terhadap impor tahunan dari AS yang bernilai sekitar US$20 miliar.

"Kami sudah memiliki kesepakatan, kesepakatan yang cukup bagus, Anda tahu, lumayan bagus. Mereka tidak memiliki apa pun yang mutlak kita butuhkan, kita bisa tetap berjalan tanpa mereka."

"Maksud

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Banjir Dahsyat Nepal Tembus 162 Korban Jiwa, Ratusan Lainnya Hilang
BN
Banjir Dahsyat Nepal Tembus 162 Korban Jiwa, Ratusan Lainnya Hilang

Banjir Dahsyat Nepal Tembus 162 Korban Jiwa, Ratusan Lainnya Hilang

27 Agustus 2026 12:28 BeritaSatu - Internasional Luar Negeri

Kathmandu, Beritasatu.com – Jumlah korban tewas akibat banjir dahsyat yang melanda Nepal meningkat menjadi 162 orang berdasarkan data dari Kepolisian Nasional Nepal. Pihak kepolisian memperkirakan jumlah korban masih dapat bertamb...

Kathmandu, Beritasatu.com – Jumlah korban tewas akibat banjir dahsyat yang melanda Nepal meningkat menjadi 162 orang berdasarkan data dari Kepolisian Nasional Nepal. Pihak kepolisian memperkirakan jumlah korban masih dapat bertambah karena ratusan orang hingga kini belum ditemukan.

Dari pihak otoritas China, dilaporkan sedikitnya tiga orang telah dipastikan meninggal dunia, sementara lebih dari 550 orang dilaporkan masih hilang, mengutip laporan The New York Times, Kamis (27/8/2026). 

Lebih dari 3.000 personel kepolisian telah dikerahkan untuk mendukung operasi pencarian dan penyelamatan korban. Namun, upaya tersebut menghadapi sejumlah kendala, mulai dari medan pegunungan yang sulit, cuaca buruk, jalan yang tertutup, hingga terbatasnya konektivitas di

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
2 Pekerja Bandara Jerman Tewas Akibat Malaria dari Nyamuk di Pesawat
BN
2 Pekerja Bandara Jerman Tewas Akibat Malaria dari Nyamuk di Pesawat

2 Pekerja Bandara Jerman Tewas Akibat Malaria dari Nyamuk di Pesawat

27 Agustus 2026 12:11 DetikNews - Internasional Luar Negeri

Dua pekerja di Bandara Frankfurt, Jerman meninggal dunia akibat penyakit malaria. Keduanya terinfeksi nyamuk yang diyakini tiba di Jerman melalui pesawat dari daerah endemik malaria, demikian pernyataan operator bandara Fraport da...

Dua pekerja di Bandara Frankfurt, Jerman meninggal dunia akibat penyakit malaria. Keduanya terinfeksi nyamuk yang diyakini tiba di Jerman melalui pesawat dari daerah endemik malaria, demikian pernyataan operator bandara Fraport dan otoritas kesehatan kota Frankfurt pada hari Rabu (26/8) waktu setempat.

Otoritas kesehatan kota Frankfurt mengatakan bahwa kematian pertama terjadi pada awal Juli. Disebutkan bahwa penyebabnya baru diketahui setelah pasien meninggal. Kematian kedua terjadi pada bulan Agustus.

Dilansir South China Morning Post, Kamis (27/8/2026), otoritas kesehatan kota Frankfurt mengatakan bahwa total enam pekerja bandara telah terinfeksi malaria tropika - bentuk penyakit malaria yang paling berbahaya - di tempat kerja mereka

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 40 41 42 43 44 ... 61 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 1

YPWIK@2026