Kurator Berita YPWIK 9 September 2026 05:29 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 551 Pendidikan 296 Tekno 541 Olahraga 1150 Ekonomi 2993 Kesehatan 369 Nasional 4058 Berita Daerah 192 Gaya Hidup 64 Luar Negeri 500 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Inflasi Medis RI Diprediksi 17,8 Persen pada 2026, Biaya Berobat Kian Mahal
BN
Inflasi Medis RI Diprediksi 17,8 Persen pada 2026, Biaya Berobat Kian Mahal

Inflasi Medis RI Diprediksi 17,8 Persen pada 2026, Biaya Berobat Kian Mahal

6 September 2026 16:32 Kompas - Money Ekonomi

JAKARTA, KOMPAS.com - Biaya layanan kesehatan di Indonesia diproyeksikan terus meningkat pada 2026. Kondisi ini tercermin dari proyeksi inflasi medis Indonesia yang mencapai 17,8 persen, jauh di atas rata-rata inflasi medis negara-negara Asia. Berdasarkan Mercer Marsh Benefits Health Report 2026 yang diterbitkan pada November 2025, inflasi medis Indonesia pa...

JAKARTA, KOMPAS.com - Biaya layanan kesehatan di Indonesia diproyeksikan terus meningkat pada 2026. Kondisi ini tercermin dari proyeksi inflasi medis Indonesia yang mencapai 17,8 persen, jauh di atas rata-rata inflasi medis negara-negara Asia.

Berdasarkan Mercer Marsh Benefits Health Report 2026 yang diterbitkan pada November 2025, inflasi medis Indonesia pada 2026 diproyeksikan mencapai 17,8 persen.

Angka tersebut berada di kisaran 11 hingga 12 persen untuk rata-rata negara-negara Asia dan sekitar tujuh kali lebih tinggi dibandingkan inflasi umum di Indonesia.

Kenaikan biaya kesehatan tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor, mulai dari meningkatnya harga obat-obatan, pemanfaatan teknologi medis, hingga tingginya ketergantungan Indonesia terhadap bahan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prabowo Pantau Erupsi Anak Krakatau, Bakom: Awas Hoaks Tsunami!
BN
Prabowo Pantau Erupsi Anak Krakatau, Bakom: Awas Hoaks Tsunami!

Prabowo Pantau Erupsi Anak Krakatau, Bakom: Awas Hoaks Tsunami!

6 September 2026 16:31 BeritaSatu - Nasional Nasional

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), M Qodari mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajaran pemerintah untuk turun tangan memantau langsung situasi terkini aktivitas erupsi Gunun...

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), M Qodari mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajaran pemerintah untuk turun tangan memantau langsung situasi terkini aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Bakom secara khusus menyoroti maraknya pesan berantai yang menakut-nakuti warga dengan isu tsunami.

Pemerintah memastikan seluruh informasi dari BNPB, BMKG, PVMBG, Kementerian Perhubungan, hingga Kementerian Kesehatan telah disinkronisasi. Qodari memperingatkan masyarakat agar tidak ikut menyebarkan informasi liar yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Kami ulangi, Bakom mengimbau masyarakat merujuk hanya pada informasi resmi pemerintah dan tidak meneruskan kabar-kabar seperti potensi tsunami yang tidak berasal dari sumber resmi,” tegas Qodari dalam konferensi pers darurat

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Polres Bogor kerahkan water cannon bersihkan abu vulkanik di jalan
BN
Polres Bogor kerahkan water cannon bersihkan abu vulkanik di jalan

Polres Bogor kerahkan water cannon bersihkan abu vulkanik di jalan

6 September 2026 16:31 Antara - Terkini Nasional

Kabupaten Bogor (ANTARA) - Kepolisian Resor Bogor mengerahkan kendaraan Armored Water Cannon (AWC) untuk membersihkan endapan abu vulkanik di sejumlah ruas jalan utama Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu. Kapolres Bogor AKBP Wikha...

Kabupaten Bogor (ANTARA) - Kepolisian Resor Bogor mengerahkan kendaraan Armored Water Cannon (AWC) untuk membersihkan endapan abu vulkanik di sejumlah ruas jalan utama Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan pengerahan kendaraan tersebut dilakukan sebagai upaya mengurangi abu yang menempel di permukaan jalan maupun kembali beterbangan ketika dilintasi kendaraan.

"Penyemprotan menggunakan AWC dilakukan di sepanjang Jalan Raya Jakarta-Bogor hingga Jalan Alternatif Sentul yang menjadi salah satu jalur dengan aktivitas kendaraan cukup tinggi," kata Wikha.

Kendaraan AWC yang umumnya digunakan dalam pengendalian massa tersebut dimanfaatkan untuk menyemprot permukaan jalan dengan air bertekanan sehingga endapan abu dapat dibersihkan.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Israel Balas Serangan Hizbullah di Lebanon, 4 Orang Tewas
BN
Israel Balas Serangan Hizbullah di Lebanon, 4 Orang Tewas

Israel Balas Serangan Hizbullah di Lebanon, 4 Orang Tewas

6 September 2026 16:31 DetikNews - Internasional Luar Negeri

Militer Israel melancarkan serangan di Lebanon selatan sebagai serangan balasan usai kelompok Hizbullah meluncurkan pesawat nirawak (drone) ke arah pasukan. Akibat serangan itu dilaporkan 4 orang tewas. "Teroris dari organisasi te...

Militer Israel melancarkan serangan di Lebanon selatan sebagai serangan balasan usai kelompok Hizbullah meluncurkan pesawat nirawak (drone) ke arah pasukan. Akibat serangan itu dilaporkan 4 orang tewas.

"Teroris dari organisasi teroris Hizbullah meluncurkan dua pesawat nirawak ke arah tentara IDF yang sedang beroperasi di Zona Keamanan di Lebanon selatan," demikian pernyataan militer Israel, dilansir AFP, Minggu (6/9/2026).

"Ini merupakan pelanggaran nyata yang dilakukan oleh organisasi teroris Hizbullah. Sebagai tanggapan, IDF kini melancarkan serangan di Lebanon selatan," tambah keterangan militer Israel.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Abu Erupsi Anak Krakatau Sampai Pandeglang, Toko Masker Diserbu Warga
BN
Abu Erupsi Anak Krakatau Sampai Pandeglang, Toko Masker Diserbu Warga

Abu Erupsi Anak Krakatau Sampai Pandeglang, Toko Masker Diserbu Warga

6 September 2026 16:31 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau telah masuk ke wilayah Pandeglang. Toko masker di wilayah tersebut kini menjadi ramai diserbu warga. "Sengaja datang untuk mencari masker karena abu Gunung Krakatau sudah mulai turun," kata...

Abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau telah masuk ke wilayah Pandeglang. Toko masker di wilayah tersebut kini menjadi ramai diserbu warga.

"Sengaja datang untuk mencari masker karena abu Gunung Krakatau sudah mulai turun," kata warga bernama Kiki saat ditemui, Minggu (6/9/2026).

Kiki mengaku sengaja mencari masker untuk melindungi diri. Dia mengatakan abu vulkanik sudah mulai dirasakan dampaknya.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Operasional Commuter Line normal meski erupsi Gunung Anak Krakatau
BN
Operasional Commuter Line normal meski erupsi Gunung Anak Krakatau

Operasional Commuter Line normal meski erupsi Gunung Anak Krakatau

6 September 2026 16:30 Antara - Terkini Kesehatan

Jakarta (ANTARA) - KAI Commuter memastikan seluruh layanan perjalanan Commuter Line di seluruh area pada Minggu, (6/9) berjalan normal meski di tengah erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK). VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina A...

Jakarta (ANTARA) - KAI Commuter memastikan seluruh layanan perjalanan Commuter Line di seluruh area pada Minggu, (6/9) berjalan normal meski di tengah erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menyampaikan KAI Commuter tetap mengoperasikan layanan Commuter Line secara normal di seluruh area.

"Layanan Commuter Line Merak yang beroperasi terdekat dengan lokasi Gunung Anak Krakatau tetap beroperasi normal dengan total 14 perjalanan, 7 jadwal keberangkatan dari Stasiun Merak dan 7 perjalanan menuju Stasiun Merak,” kata Karina terkonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Sementara itu, untuk layanan Commuter Line Basoetta juga beroperasi normal, pada hari minggu ini dengan melayani

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Usai Man City Kalahkan Coventry, Maresca Senggol-Senggol Arsenal
BN
Usai Man City Kalahkan Coventry, Maresca Senggol-Senggol Arsenal

Usai Man City Kalahkan Coventry, Maresca Senggol-Senggol Arsenal

6 September 2026 16:30 DetikSport Olahraga

Enzo Maresca tampaknya sangat puas dengan kedalaman skuad Manchester City. Dia bahkan sampai menjabarkan situasi Arsenal. Man City susah payah mendapatkan kemenangan 1-0 dari Coventry City di Etihad Stadium dalam lanjutan Liga Ing...

Enzo Maresca tampaknya sangat puas dengan kedalaman skuad Manchester City. Dia bahkan sampai menjabarkan situasi Arsenal.

Man City susah payah mendapatkan kemenangan 1-0 dari Coventry City di Etihad Stadium dalam lanjutan Liga Inggris, Sabtu (5/9/2026). Hasil ini juga tak lepas dari kegemilangan kiper Gianluigi Donnarumma.

The Citizens era Maresca membangun skuad musim ini dengan harga mahal. Tim peringkat kedua musim lalu ini menghabiskan dana perekrutan pemain dengan rekor 458 juta Paun.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Soetta Tutup Sementara, Layanan KA Bandara Tetap Normal
BN
Soetta Tutup Sementara, Layanan KA Bandara Tetap Normal

Soetta Tutup Sementara, Layanan KA Bandara Tetap Normal

6 September 2026 16:30 DetikFinance Ekonomi

Layanan kereta api (KA) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) tetap beroperasi normal. Bandara Soetta sendiri tutup sementara imbas erupsi Gunung Anak Krakatau. VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda mengatakan hingga saat i...

Layanan kereta api (KA) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) tetap beroperasi normal. Bandara Soetta sendiri tutup sementara imbas erupsi Gunung Anak Krakatau.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda mengatakan hingga saat ini belum ada penutupan layanan kereta Bandara Soetta.

"Saat ini belum ada penutupan layanan, sehingga Commuterline Bandara Soetta tetap beroperasi normal," kata Karina saat dihubungi detikcom, Minggu (6/9/2026).

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Warga Jakarta Mulai Buru Masker Imbas Abu Anak Krakatau
BN
Warga Jakarta Mulai Buru Masker Imbas Abu Anak Krakatau

Warga Jakarta Mulai Buru Masker Imbas Abu Anak Krakatau

6 September 2026 16:30 CNN Indonesia - Nasional Nasional

Masyarakat mulai memburu masker menyusul abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang menyebar ke sejumlah daerah, di antaranya adalah Jakarta. Sejumlah warga menyerbu pedagang masker di kawasan kolong tol Andara, Pondok Labu, Jakarta S...

Masyarakat mulai memburu masker menyusul abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang menyebar ke sejumlah daerah, di antaranya adalah Jakarta.

Sejumlah warga menyerbu pedagang masker di kawasan kolong tol Andara, Pondok Labu, Jakarta Selatan, pada Minggu (6/9).

Seperti diberitakan detikcom pada Minggu (6/9), lapak pedagang masker dikerumuni warga. Warga pun memborong masker, setidaknya mereka membeli dua kotak dengan isi 50 potong per kotak.

Ada pula warga yang membeli masker bungkusan isi 10 potong, mencari masker untuk anak yang lebih kecil, serta memburu masker untuk pengguna hijab.

Warga Lebak Bulus II, Dian dan Supri, sengaja membeli masker lantaran situasi terkini abu vulkanik

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
LPS Targetkan Jumlah Pemilik Tabungan Bertambah 2 Juta Per Tahun
BN
LPS Targetkan Jumlah Pemilik Tabungan Bertambah 2 Juta Per Tahun

LPS Targetkan Jumlah Pemilik Tabungan Bertambah 2 Juta Per Tahun

6 September 2026 16:30 CNBC Indonesia - News Ekonomi

Bandar Lampung, CNBC Indonesia - Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS, Farid Azhar Nasution buka-bukaan soal tantangan terbesar dalam mendorong literasi keuangan ke generasi muda, salah satunya terkait geografis. Terlebih jika melihat...

Bandar Lampung, CNBC Indonesia - Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS, Farid Azhar Nasution buka-bukaan soal tantangan terbesar dalam mendorong literasi keuangan ke generasi muda, salah satunya terkait geografis. Terlebih jika melihat kondisi generasi anak muda saat ini yang lebih cenderung lebih suka menggunakan ponsel untuk hiburan semata, sehingga pemahaman yang diperoleh masyarakat terkait ilmu keuangan kurang mendalam.

Seperti diketahui, berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang dirilis oleh BPS, OJK, dan LPS mencatat, Indeks literasi keuangan Indonesia tahun 2026 jauh lebih kecil, yakni 69,57% dibandingkan indeks inklusi keuangan mencapai 93,61%.

Melihat hal itu, LPS ujarnya berkomitmen

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Cara Cek KTP Anda Dipakai Pinjol atau Tidak, Jangan Sampai Tak Tahu
BN
Cara Cek KTP Anda Dipakai Pinjol atau Tidak, Jangan Sampai Tak Tahu

Cara Cek KTP Anda Dipakai Pinjol atau Tidak, Jangan Sampai Tak Tahu

6 September 2026 16:30 CNBC Indonesia - Market Ekonomi

Jakarta, CNBC Indonesia - Penyalahgunaan NIK KTP untuk pengajuan pinjaman online tanpa izin semakin sering terjadi dan merugikan banyak orang. Tanpa disadari, seseorang bisa tiba-tiba memiliki catatan utang karena data pribadinya...

Jakarta, CNBC Indonesia - Penyalahgunaan NIK KTP untuk pengajuan pinjaman online tanpa izin semakin sering terjadi dan merugikan banyak orang. Tanpa disadari, seseorang bisa tiba-tiba memiliki catatan utang karena data pribadinya bocor dan dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Situasi tersebut sangat berbahaya karena biasanya korban baru menyadari masalah tersebut saat ditagih atau ketika pengajuan kreditnya di tempat lain ditolak. Oleh karena itu, masyarakat perlu lebih waspada dan rutin memeriksa apakah identitas mereka digunakan untuk layanan keuangan tertentu tanpa sepengetahuan mereka.

Salah satu cara efektif untuk memantau hal ini adalah melalui layanan SLIK milik Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Lewat

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Awalnya Cuma Dicurigai, Rekaman CCTV 21 Detik "Video Syur" Bongkar Kasus Kepala Sekolah dan Guru di Pekalongan
BN
Awalnya Cuma Dicurigai, Rekaman CCTV 21 Detik "Video Syur" Bongkar Kasus Kepala Sekolah dan Guru di Pekalongan

Awalnya Cuma Dicurigai, Rekaman CCTV 21 Detik "Video Syur" Bongkar Kasus Kepala Sekolah dan Guru di Pekalongan

6 September 2026 16:28 TVOneNews Pendidikan

tvOnenews.com - Kasus video syur kepala sekolah dan seorang guru SD di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, ternyata bermula dari kecurigaan yang telah lama berkembang di lingkungan sekolah.  Sebelum rekaman CCTV berdurasi 21 detik...

tvOnenews.com - Kasus video syur kepala sekolah dan seorang guru SD di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, ternyata bermula dari kecurigaan yang telah lama berkembang di lingkungan sekolah. 

Sebelum rekaman CCTV berdurasi 21 detik beredar luas di media sosial, hubungan keduanya disebut sudah menjadi perhatian sejumlah guru dan karyawan.

Kecurigaan tersebut kemudian mendorong rekan kerja memasang kamera pengawas. Bukan sebagai bagian dari fasilitas resmi sekolah, melainkan atas inisiatif mereka sendiri. 

Dari sinilah sebuah rekaman yang awalnya berada di lingkungan internal sekolah kemudian menjadi bukti yang membuka persoalan lebih besar.

Video tersebut akhirnya beredar di media sosial dan memicu perhatian publik. Dinas

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 479 480 481 482 483 ... 893 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 1

YPWIK@2026