Sambut Musim Hujan, Pemulihan Sawah di Kota Subulussalam Dipercepat
Rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kota Subulussalam, Aceh, menunjukkan perkembangan positif dengan 12 dari 13 indikator pemulihan berstatus hijau. Persawahan menjadi satu-satunya indikator kuning sehingga penyelesaian...
Rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kota Subulussalam, Aceh, menunjukkan perkembangan positif dengan 12 dari 13 indikator pemulihan berstatus hijau. Persawahan menjadi satu-satunya indikator kuning sehingga penyelesaian perencanaan dan dimulainya pekerjaan fisik perlu dipercepat sebelum musim hujan yang diprediksi pada Oktober.
Ketua Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Aceh II Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera Brigjen TNI (Mar) Guslin Kamase mengatakan capaian 12 indikator hijau perlu dilakukan penjagaan. Hal tersebut dilakukan dengan menuntaskan pekerjaan yang masih tertinggal, terutama pada sektor persawahan.
"Pemulihan Kota Subulussalam relatif berjalan baik karena 12 dari 13 indikator telah berstatus hijau. Namun, persawahan