Kemiskinan dan tantangan mobilitas ekonomi
Jakarta (ANTARA) - Setelah 81 tahun merdeka, keberhasilan pembangunan masih kerap diukur dari seberapa banyak penduduk yang berhasil keluar dari kemiskinan. Data terbaru menunjukkan bahwa capaian tersebut terus membaik. Pada Maret...
Jakarta (ANTARA) - Setelah 81 tahun merdeka, keberhasilan pembangunan masih kerap diukur dari seberapa banyak penduduk yang berhasil keluar dari kemiskinan.
Data terbaru menunjukkan bahwa capaian tersebut terus membaik. Pada Maret 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat kemiskinan sebesar 8,07 persen (22,93 juta orang), turun 0,18 poin persentase atau sekitar 430 ribu orang dibandingkan September 2025.
Tidak hanya itu, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) juga turun dari 1,290 menjadi 1,268, sementara Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) turun dari 0,303 menjadi 0,291. Secara statistik, perubahan tersebut menunjukkan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin semakin mendekati garis kemiskinan dan ketimpangan pengeluaran di antara penduduk