Pakar Kebencanaan Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Adi Maulana mengungkap sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko dan dampak banjir bandang yang berpotensi terjadi di Sulawesi Selatan (Sulsel), seperti di Nepal. Salah satunya dengan memperkuat sistem peringatan dini melalui pemantauan kondisi kawasan hulu sungai.
"Kejadian banjir bandang itukan sudah terjadi sebuah kerusakan sistem alam begitu ya, sehingga kita untuk menghalangi supaya tidak terjadi akan sangat sulit, sehingga kita harus melakukan upaya-upaya yang disebut mitigasi," kata Prof Adi kepada detikSulsel, Kamis