Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Fauzan menilai pengembangan bioenergi perlu ditempatkan dalam kerangka kepentingan nasional, melalui tata kelola yang berorientasi pada manfaat bagi masyarakat.
Melalui keterangan di Jakarta, Sabtu, Wamendiktisaintek menyoroti besarnya potensi sumber daya yang dimiliki Indonesia, untuk dikembangkan menjadi sumber energi. Tantangan pengembangan bioenergi dinilai berada pada cara pandang, dan tata kelola dalam mengoptimalkan sumber daya yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal, termasuk limbah.
"Indonesia tidak kekurangan bahan bioenergi. Bahkan, kalau