Jakarta (ANTARA) - Perkumpulan Atlet Tunarungu Indonesia (Patrin) memberikan klarifikasi terkait upaya penggalangan dana secara mandiri yang dilakukan para atlet tunarungu untuk mengikuti kejuaraan internasional.
"Berkaitan dengan isu pengiriman atlet tunarungu yang harus menggalang dana, kami sebagai organisasi resmi dan satu-satunya yang diakui ISCD, baik saya bersama Ketua Patrin Pusat Dimyati Hakim, tidak mengetahui sama sekali," kata Wakil Sekretaris Jenderal DPP Patrin Agung Baghaskoro dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu.
Dia menjelaskan tidak pernah menerima koordinasi resmi maupun memberikan persetujuan