Liputan6.com, Seoul - Dalam sebuah studi yang pemerintah tugaskan untuk mengukur dampak karsinogenik (risiko pemicu kanker) selama proses produksi, penggunaan, dan pembuangan, sedotan kertas tercatat memiliki nilai 6,33 kali lebih tinggi daripada sedotan plastik konvensional.
Dikutip dari The Straits Time, Jumat (30/10/2026), laporan yang Kementerian Iklim, Energi dan Lingkungan Hidup Korea Selatan tugaskan dan diungkapkan pada 21 Oktober oleh anggota parlemen Kim Wi Sang dari Partai Kekuatan Rakyat ini mengevaluasi dampak lingkungan dari empat jenis sedotan seperti sedotan plastik konvensional,