Jakarta (ANTARA) - Kerja sama Indonesia dengan Malaysia mulai diarahkan pada pengembangan ekosistem baterai di kawasan Asia Tenggara, salah satunya melalui pengembangan Baterai Nusantara,.
Profesor Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sekaligus Founder National Battery Research Institute (NBRI), Evvy Kartini mengatakan bahwa kolaborasi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kemampuan industri baterai di ASEAN secara mandiri.
“Indonesia memiliki potensi untuk berkontribusi dari sisi material baterai, khususnya pengembangan katoda. Sementara itu, Malaysia memiliki fasilitas pilot yang dapat digunakan untuk memproduksi sel