CNBC INDONESIA - Industri aset kripto Eropa mendadak diguncang krisis besar. Bursa kripto ternama asal Polandia, Zondacrypto, resmi kolaps dan menyisakan skandal dugaan penipuan raksasa. Penutupan operasional secara sepihak sejak April 2026 ini membuat dana ribuan nasabah tersangkut dan tak bisa ditarik (withdraw).
Kejaksaan Polandia kini bergerak cepat mengusut dugaan tindak pidana penipuan ini. Berdasarkan laporan Reuters, total kerugian yang dialami para investor ditaksir membengkak hingga melampaui 350 juta zloty atau setara dengan US$96 juta (sekitar Rp1,7 Triliun).
Investigasi terbaru