TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) bukan sekadar membuat udara keruh. Partikel halus seperti PM2,5 di dalamnya dapat masuk ke saluran pernapasan, sehingga anak-anak dan lanjut usia (lansia) menjadi kelompok yang perlu mendapat perlindungan ekstra.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta fasilitas kesehatan di tujuh provinsi terdampak Karhutla memberikan perlindungan ekstra kepada anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat dengan penyakit bawaan atau komorbid.
Imbauan tersebut disampaikan di tengah periode puncak musim kemarau yang diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi,