Jakarta (ANTARA) - Rontgen dada dahulu menunggu mata manusia. Kini, kecerdasan buatan (AI) dapat menandai bayangan paru yang patut dicurigai sebagai tuberkulosis dalam waktu sangat singkat. Namun, persoalan terbesar Indonesia bukan sekadar seberapa cepat mesin membaca gambar, melainkan seberapa cepat sistem kesehatan mengubah kecurigaan itu menjadi diagnosis, pengobatan, dan pencegahan penularan.
Tuberkulosis (TBC) sering bekerja dalam diam. Karena itu, penanggulangan TBC tidak boleh hanya menunggu pasien datang setelah batuk berkepanjangan atau kondisi memburuk. Sistem kesehatan harus mampu menemukan penyakit sebelum