Jakarta (ANTARA) - Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, Sp. O.G, Subsp. F.E.R., MPH, FRANZCOG (Hons), FICRM menjelaskan cara Artificial Intelligence (AI) memberikan rekomendasi pada dokter untuk mengambil keputusan selama proses bayi tabung.
"Sekarang kita bisa pilih sperma dengan teknologi, embrionya pun dibesarkan dan dipilih dengan teknologi, dengan artificial intelligence," kata Budi dalam temu media di Jakarta, Kamis.
Dokter spesialis obstetri dan ginekologi subspesialis fertilitas endokrinologi reproduksi lulusan Universitas Indonesia itu mengatakan AI dapat bergerak cepat mengurut data dalam jumlah yang