TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Mengantisipasi dampak puncak musim kemarau terhadap satwa liar yang dilindungi, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat bergerak cepat melakukan evakuasi dan translokasi tiga individu orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) di Kabupaten Ketapang.
Aksi penyelamatan ini dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BKSDA Kalbar, Balai Taman Nasional Gunung Palung (TNGP), serta Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) di Desa Tanjung Pura, Kecamatan Muara Pawan.
Ketiga satwa yang dievakuasi terdiri dari seekor induk betina bernama Mamak Yuni