REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pendidikan vokasi perlu ditempatkan sebagai salah satu jalur utama dalam menyiapkan tenaga kerja Indonesia yang terampil, adaptif, dan siap menghadapi perubahan kebutuhan industri.
Pendidikan kejuruan tidak semestinya dipandang sebagai pilihan kedua setelah pendidikan akademik, melainkan sebagai bagian penting dari sistem pendidikan tersier yang mampu menjembatani dunia pendidikan dan dunia kerja.
Kebutuhan tersebut semakin mendesak seiring langkah Indonesia menuju Visi Indonesia Emas 2045.
Pertumbuhan ekonomi jangka panjang tidak hanya membutuhkan lulusan dengan penguasaan pengetahuan akademik, tetapi juga tenaga