Pontianak (ANTARA) - Balai Pengelolaan Kelautan dan Perikanan (Balai PK) Pontianak memusnahkan sebanyak 1.190 butir telur penyu hasil temuan di Sambas yang dinyatakan infertil atau tidak dapat dibuahi dan ditetaskan sebagai bagian dari upaya perlindungan satwa yang dilindungi penuh.
"Kami sebagai Balai PK Pontianak melaksanakan kegiatan pemusnahan sebanyak 1.190 butir telur penyu infertil. Artinya, telur penyu tersebut tidak dapat ditetaskan dan tidak dapat dibuahi," kata Ketua Tim Kerja Pengelolaan Konservasi Spesies dan Genetik Balai PK Pontianak Deden Solihin, di Pontianak,