REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Pemerintah Nepal telah membatalkan keputusan sebelumnya untuk menolak bantuan dari negara lain dalam operasi penyelamatan pascabanjir dahsyat yang menewaskan ratusan korban jiwa, di tengah "tekanan" dari negara-negara lain.
Hal itu dilaporkan surat kabar Kathmandu Post yang mengutip seorang pejabat senior pemerintah.
Sebelumnya pada Jumat (28/8/2026), juru bicara Kementerian Luar Negeri Nepal, Lok Bahadur Chhetri, mengatakan bahwa Nepal tidak memerlukan bantuan asing untuk operasi pencarian dan penyelamatan pascabencana banjir bandang tersebut.
"Kami menerima tekanan besar dari komunitas internasional