TRIBUNNEWS.COM - Seorang pejabat keamanan di Teheran membantah klaim Amerika Serikat mengenai transit sejumlah besar minyak melalui jalur selatan Selat Hormuz.
Pejabat tersebut menyebut klaim itu sebagai taktik untuk memanipulasi harga energi global.
Berbicara kepada Press TV pada Sabtu (29/8/2026), ia mengatakan klaim itu bertentangan dengan kenyataan di lapangan dan merupakan bagian dari perang psikologis yang dilancarkan Amerika Serikat.
Menurut sumber tersebut, AS berusaha menarasikan jalur selatan Selat Hormuz beroperasi dengan lancar, sementara secara bersamaan menyebut jalur utara sebagai tidak