Kendaripos.co.id -- Pemerintah Venezuela mengungkap rincian kesepakatan minyak dengan Amerika Serikat (AS) yang disebut akan berlaku selama 25 tahun. Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi salah satu motor utama pemulihan ekonomi Venezuela sekaligus menghidupkan kembali industri minyak negara itu.
Presiden interim Venezuela Delcy Rodriguez mengatakan kerja sama tersebut menargetkan peningkatan produksi minyak nasional hingga melampaui 1,5 juta barel per hari.
Rodriguez menyebut kesepakatan dengan AS sebagai perjanjian “bersejarah”. Pemerintah Venezuela juga berencana memperluas kerja sama serupa dengan sejumlah perusahaan energi raksasa dunia.