Jakarta (ANTARA) - Ekonom Senior Didik J Rachbini memandang, sistem dan kebijakan ekonomi Indonesia harus berorientasi keluar (outward looking) dengan memperkuat sektor eksternal untuk menjadikan nilai tukar rupiah lebih stabil dan kuat.
Ia mengatakan, Indonesia memerlukan lebih banyak transaksi bisnis yang memperoleh pendapatan signifikan dari luar negeri, bukan hanya dari konsumen domestik. Ekonomi domestik yang sangat dominan hanya menghasilkan lebih banyak perputaran rupiah.
“Sementara itu, ekonomi perlu mengembangkan kebijakan ekonomi yang berbasis ekspor yang akan mendatangkan cadangan devisa dolar yang