Jakarta, Beritasatu.com – Dana investor asing mulai kembali masuk ke surat utang Indonesia, tercermin dari kenaikan kepemilikan nonresiden yang mencapai sekitar 13% atau Rp 909 triliun per 20 Agustus 2026. Meski demikian, arus modal asing tersebut belum cukup kuat untuk mendorong reli harga surat utang negara (SUN) secara agresif.
Ekonom Core Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan pasar SUN hingga akhir 2026 dan sepanjang 2027 cenderung bergerak sideways dengan bias penurunan yield yang terbatas.
Menurut Yusuf, yield SUN tenor 10 tahun