JAKARTA, KOMPAS.com - Perang yang melibatkan Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran menambah tagihan impor minyak, bahan bakar, dan gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) dunia hingga 330 miliar dollar AS atau sekitar Rp 5.859,81 triliun (asumsi kurs Rp 17.757 per dollar AS) dalam enam bulan sejak Maret hingga Agustus 2026.
Kenaikan tersebut terjadi meskipun harga minyak dan gas tidak meningkat setinggi yang sebelumnya dikhawatirkan.
Namun, perang yang masih berlangsung membuat tagihan impor energi dunia berpotensi kembali meningkat.