Liputan6.com, Jakarta - Harga minyak melonjak pada Senin, 31 Agustus 2026 setelah pecahnya kembali pertempuran di Selat Hormuz. Ini menyoroti risiko terhadap pasokan dari Timur Tengah setelah berbulan-bulan konflik berlangsung.
Mengutip Yahoo Finance, Senin, (31/8/2026), harga minyak Brent untuk pengiriman November naik melampaui US$ 90 per barel. Harga minyak Brent berjangka naik 2,52% atau US$ 2,22 menjadi US$ 90,32 per barel. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) berada di kisaran US$ 86 per barel. Harga minyak WTI naik 2,41% atau