JAKARTA, KOMPAS.com – Emiten kesehatan subsektor farmasi dan riset pelat merah, PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF), mengembangkan bisnis regenerative medicine di Indonesia melalui terapi berbasis sel punca (stem cell).
Kimia Farma juga membidik perluasan akses layanan dengan menambah fasilitas kesehatan yang mampu menyediakan terapi sel punca sesuai standar keamanan dan regulasi.
"Fokus jangka pendek kami tidak sebatas memperkenalkan StemXera ke publik, melainkan memperluas jaringan fasilitas kesehatan yang mampu menyediakan layanan terapi ini dengan standar keamanan tinggi,” ujar Direktur Komersial