Liputan6.com, Jakarta - Mayoritas publik menilai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka perlu melakukan perombakan atau reshuffle kabinet.
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda AR mengatakan hal tersebut merujuk hasil survei nasional Poltracking Indonesia yang menunjukkan 51,9 persen responden menilai reshuffle kabinet perlu dilakukan.
“Publik Indonesia, masyarakat Indonesia mayoritas 51,9 persen menyatakan menilai perlu diadakan reshuffle kabinet, hanya 27 yang mengatakan tidak perlu, 27,9 persen. Jadi publik menginginkan perlu ada reshuffle kabinet ke depan,” kata Hanta