JAKARTA, KOMPAS.com – Neraca perdagangan Indonesia masih mencatat surplus sepanjang Januari-Juli 2026.
Namun, di balik angka surplus tersebut, terdapat perubahan yang cukup mencolok pada struktur perdagangan Indonesia.
Nilai impor tumbuh jauh lebih cepat dibandingkan ekspor.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Selasa (1/9/2026), sepanjang tujuh bulan pertama 2026, impor Indonesia mencapai 163,33 miliar dollar AS atau tumbuh 19,94 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, ekspor hanya tumbuh 4,43 persen menjadi 167,03 miliar dollar AS.
Alhasil, surplus neraca