Jakarta, CNBC Indonesia — Nilai tukar rupiah mengakhiri perdagangan hari ini dengan bergerak stagnan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda mampu bertahan meski indeks dolar AS menguat sepanjang perdagangan Asia.
Merujuk data Refinitiv, pada penutupan perdagangan Selasa (1/9/2026), rupiah stagnan di posisi Rp17.710/US$ atau tidak berubah dari penutupan Senin (31/8/2026).
Adapun, sepanjang perdagangan rupiah bergerak cukup stabil di rentang level Rp17.699-Rp17.730 per dolar AS.
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang