TRIBUNNEWS.COM – Lalu lintas kapal di Selat Hormuz masih berada pada level rendah di tengah ketegangan yang berlangsung di kawasan Timur Tengah.
Kondisi tersebut meningkatkan kekhawatiran terhadap kelancaran perdagangan dan distribusi energi global melalui salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia.
Berdasarkan data pelacakan awal yang dikumpulkan Kpler dan dikutip Al Jazeera, hanya lima kapal yang tercatat melintasi Selat Hormuz pada Senin (31/8/2026).
Jumlah tersebut jauh di bawah rata-rata lalu lintas kapal selama 10 hari terakhir yang mencapai sekitar