Serang (ANTARA) - Pemerintah menetapkan target pelatihan vokasi nasional mencapai 220.000 peserta setiap tahunnya guna mempercepat penyerapan tenaga kerja sekaligus menekan kesenjangan keterampilan (skill gap) yang dikeluhkan dunia industri.
Target ambisius tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat meluncurkan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Tahun 2026 di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang, Banten, Selasa.
"Dengan kuota 220.000 peserta per tahun, program vokasi diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja yang adaptif, kompeten, dan siap menjawab kebutuhan