TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden ke-11 RI, Prof. Boediono mengungkap pelajaran penting tata kelola pemerintahan dari keberhasilan pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meredam dampak krisis keuangan global 2008.
Menurutnya, menghadapi situasi krisis membutuhkan kecepatan mengambil keputusan, kebijakan berbasis rasionalitas, koordinasi antarlembaga, serta dukungan penuh pemegang otoritas politik.
Boediono mengatakan krisis 2008 bukan guncangan kecil.
Bahkan ia menggambarkannya sebagai “gempa” ekonomi dengan skala lebih besar dibandingkan Krisis Finansial Asia 1998.
Namun dampaknya terhadap Indonesia dapat ditekan.
Hal itu disampaikan Boediono