TRIBUNNEWS.COM - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya respons cepat dan narasi terpadu bagi humas pemerintah dalam menghadapi disinformasi, fitnah, dan kebencian (DFK) di era digital.
Menurut Bima, kecepatan pemerintah dalam memberikan respons diperlukan agar ruang informasi tidak dibiarkan kosong dan kemudian diisi oleh narasi yang tidak tepat.
Pesan tersebut disampaikan Bima saat mewakili Menteri Dalam Negeri dalam Forum Koordinasi bertema "Optimalisasi Peran Humas Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah dalam Menghadapi DFK dan Disrupsi Informasi".
Kegiatan tersebut