Jakarta (ANTARA) - Di tengah jagat ekonomi global yang saat ini tidak lagi bergerak dalam satu arsitektur tunggal, Indonesia menempatkan dirinya di dua orbit besar sekaligus, yakni BRICS (Brasil, Rusia, India, China, Afrika Selatan) dan OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development).
Secara sederhana, OECD mewakili sistem ekonomi berbasis aturan (rule-based system) yang lahir dari pengalaman negara maju di Barat dalam membangun stabilitas pasar, tata kelola, dan standar kebijakan.
Sementara itu, BRICS lebih mencerminkan semangat negara-negara Global South --kelompok negara