Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memastikan penyusunan Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dilakukan dengan mengutamakan prinsip kehati-hatian dan bijaksana (prudent) untuk memastikan seluruh program yang direncanakan berjalan dengan baik.
"APBD DKI Jakarta disusun dengan kehati-hatian, prudent. Dan saya sudah menyampaikan kepada jajaran TPAD yang melakukan pembahasan dengan DPRD DKI Jakarta, lebih baik kita mempunyai APBD yang prudent, yang hati-hati, tetapi bisa dijalankan," kata Pramono di Jakarta, Rabu.
Pramono mengaku tidak ingin penyusunan postur anggaran terlihat