Liputan6.com, Jakarta - Pasar kerja Indonesia tengah menghadapi tantangan serius. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) untuk kelompok usia muda 15–24 tahun berada di angka 17,4%. Tetapi di sisi lain, 48% perusahaan di tanah air justru mengaku kesulitan menemukan tenaga kerja dengan kompetensi yang sesuai.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menegaskan bahwa fenomena paradoks ini menunjukkan masih lebarnya jurang pemisah antara keterampilan pencari kerja dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
Merujuk laporan Future of Jobs dari World Economic Forum (WEF) 2025, sebanyak 54%