JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengungkapkan beban subsidi dan kompensasi energi yang ditanggung negara berpotensi membengkak hingga Rp 300 triliun pada 2026.
Potensi kenaikan itu dipengaruhi kondisi geopolitik global yang masih memanas. Konflik tersebut mencakup perang Amerika Serikat (AS) dan Iran serta perang Rusia dan Ukraina.
Yuliot mengatakan, kondisi tersebut berpotensi mendorong kenaikan harga energi global. Kenaikan harga energi akan meningkatkan kebutuhan anggaran untuk subsidi dan kompensasi energi di dalam negeri.
"Kalau