JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia menyiapkan sejumlah reformasi untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi global, sekaligus memperkuat investasi dan pertumbuhan ekonomi domestik.
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung mengatakan, salah satu langkah yang perlu didorong adalah reformasi pro pertumbuhan atau pro growth reforms.
Reformasi tersebut diarahkan untuk mengurangi hambatan terhadap kegiatan usaha dan investasi.
“Reformasi pro-pertumbuhan perlu diarahkan untuk mengurangi hambatan terhadap kegiatan usaha dan investasi, memperkuat kerja sama internasional, serta mendorong inovasi dan pemanfaatan teknologi sebagai sumber pertumbuhan baru,” ujar Juda dalam