JAKARTA, KOMPAS.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda berbagai wilayah Indonesia sepanjang 2026 menunjukkan pola yang berbeda dari krisis-krisis sebelumnya.
Data Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat kenaikan 366 persen kejadian karhutla sepanjang Januari-Juni 2026 dibanding periode sama 2025.
Sementara itu, data Sistem Pemantauan Karhutla SIPONGI KLHK mencatat luas areal terbakar periode Januari-Agustus 2026 mencapai 202.010,96 hektare secara nasional.
Provinsi Kalimantan Barat mendominasi luas areal sebesar 38.310,86 hektare. Luas tersebut hampir 1,5 kali lipat dari provinsi