Jakarta (ANTARA) - Direktur Eksekutif Center for Energy Security Studies (CESS) Ali Ahmudi mendorong pemerintah mengoptimalkan digitalisasi penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk memastikan subsidi energi tepat sasaran, sekaligus menekan potensi pembengkakan beban anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
"Harusnya digitalisasi itu selain kemudahan akses berbasis teknologi juga harus real time, sehingga ketika terjadi lonjakan tidak wajar pemanfaatan BBM subsidi ada apa ini? langsung dipantau," kata Ali kepada ANTARA, di Jakarta, Rabu.
Ali mengatakan pemantauan secara real time dinilai