Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan menindaklanjuti fakta persidangan yang memunculkan dugaan aliran uang dari kasus kuota haji tambahan kepada pihak yang disebut memiliki keterkaitan dengan Ketua Pansus Haji 2024, Nusron Wahid sebesa US$ 400.000.
Dugaan tersebut muncul dalam sidang pembuktian perkara korupsi pembagian kuota haji tambahan 2023-2024 di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2026). Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan jaksa penuntut umum akan mempelajari setiap keterangan yang muncul selama persidangan.
"Jaksa penuntut