Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali membuat pernyataan kontroversial terkait Selat Hormuz. Trump mengusulkan agar nama jalur perairan strategis tersebut diganti menjadi 'Selat Trump'.
Usulan itu disampaikan Trump melalui unggahan di media sosial Truth Social pada Rabu (2/9/2026). Trump menyebut Selat Hormuz kini berada di bawah kendali AS.
"Sekarang setelah kami menguasainya di bawah kendali AS, haruskah kita mengubah nama Selat Hormuz menjadi Selat Trump? Seperti Amerika sendiri, selat itu akan menjadi lebih 'panas' dari sebelumnya!" tulis Trump, seperti